Sabtu, 24 Februari 2024
BerandaSPORTOLAHRAGAPenantian Panjang, The Citizens Tembus Final Liga Champions

Penantian Panjang, The Citizens Tembus Final Liga Champions

RETORIKABANUA.ID, MANCHESTER – Liga Champions kembali menggelar laga leg kedua semifinal. Salah satu duel mempertemukan Manchester City vs Paris Saint-Germain, Rabu (5/5/21) pukul 03.00 WITA.

Manchester City meraih pencapaian bersejarah menembus final Liga Champions untuk kali pertama setelah menjinakkan Paris Saint-Germain dengan skor akhir 2-0.

Riyad Mahrez membintangi kemenangan The Citizens dalam semifinal laga leg kedua di Etihad dengan memborong sepasang gol ke gawang Keylor Navas.

City berhak melaju ke partai puncak berkat keunggulan agregat 4-1 dan akan menghadapi pemenang semifinal lain antara Chelsea dan Real Madrid yang akan bertanding Kamis (6/5/21) dini hari WITA.

Mbappe tidak cukup bugar untuk turun sebagai starter menyusul cedera betis yang dialaminya, tetapi namanya terdaftar dalam susunan pemain cadangan PSG.

Pelatih PSG Mauricio Pochettino melakukan tiga perubahan dari tim inti pada pertemuan pertama. Selain Mbappe yang digantikan Mauro Icardi, Ander Herrera main menggantikan Idrissa Gueye yang terkena suspensi. Sementara, di posisi bek kiri diisi oleh Abdou Diallo.

Di kubu tuan rumah ada dua pergantian dari laga pekan lalu. Oleksandr Zinchenko yang masuk dari bangku cadangan di Parc des Princes kali ini tampil dari menit awal dan kapten Fernandinho menjadi starter mengisi posisi Rodri yang kali ini menghiasi daftar substitusi.

Di awal babak pertama baru dimulai, PSG langsung tampil agresif dengan melakukan berbagai serangan ke pertahanan Manchester City. Tapi, bukan gol cepat didapat, tim tamu malah kecolongan lebih dahulu saat laga baru berjalan 11 menit.

Berawal dari umpan akurat Kiper Man City Ederson dengan mengirim bola jauh kepada Zinchenko. Kemudian, De Bruyne melesatkan tembakan tapi masih bisa dihalau pemain belakang PSG.

Namun, bola muntah jatuh ke kaki Mahrez, yang menaklukkan Keylor Navas lewat penyelesaian dari sudut sempit.

Gol pembuka City lahir hanya enam menit setelah mereka nyaris dihukum penalti. Wasit awalnya menunjuk titik putih untuk handball Zinchenko, namun hasil VAR memperlihatkan bola ternyata mengenai bahu sang bek.

PSG yang ketertinggalan lebih dulu lagi, mencoba untuk bangkit. Dengan terus menerus menekan menekan pertahanan City. Dua kesempatan emas pun diperoleh Les Parisiens.

Satu sundulan Marquinhos pupus terkena mistar, sedangkan blunder City di wilayah berbahaya tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh PSG menjadi gol.

Sangat Jarang sekali melihat Man City kalah dalam penguasaan bola, tetapi PSG melanjutkan dominasi mereka memasuki paruh kedua.

Bahkan The Citizens tercatat hanya mengemas 41 persen penguasaan bola. Namun, semua usaha PSG untuk mencetak gol mampu dibendung pemain bertahan Manchester City dengan baik.

Tidak cuma kokoh pertahanan, City malah sukses menambah keunggulan. Dari sebuah serangan balik cepat, bola terobosan De Bruyen merilis Phil Foden di sayap kiri, dan talenta muda Inggris itu mengirim umpan tarik ke Mahrez yang langsung menjaringkan bola ke gawang Navas.

Makin terjepit, para pemain PSG hilang kontrol. Puncaknya Di Maria harus menerima kartu merah langsung di menit ke-69 setelah meluapkan rasa frustrasinya dengan menendang Fernandinho.

Di akhir laga, City kian di atas angin dan menciptakan beberapa peluang berbahaya untuk memperlebar keunggulan mereka.

Dua tembakan Foden dalam rentang berdekatan mengancam PSG. Upaya pertamanya pupus setelah membentur tiang, sementara yang berikutnya mentah di hadapan penyelamatan Navas.

Meski tak ada gol tambahan, City memungkas laga dengan nyaman dan kini menanti Chelsea atau Real Madrid sebagai lawan di final.

“Ini untuk kita semua dan klub. Mereka semua pantas bermain, semua orang telah memberikan kontribusi dan sekarang saatnya menikmatinya. Kami harus memenangkan liga dan kami memiliki dua atau tiga minggu untuk mempersiapkan final nanti,” kata Pep dikutip di Sky Sports.

“Mereka memenangkan liga setiap tahun, mereka adalah tim yang dibangun untuk menang, mereka berjuang sampai akhir. Tapi, kami bermain sangat tenang. Kami berjuang bersama dan kami puas bisa mencapai final Liga Champions,” sambungnya.

Ini adalah yang sekian kalinya bagi Paris Saint-Germain gagal di Liga Champions. Laga melawan Manchester City ini, PSG kelihatan sangat tak berdaya di dua laga melawan The Citizens.

“Kami memainkan permainan sesuai dengan rencana. Kami memulai dengan sangat baik, menciptakan peluang dan mendominasi permainan. Itu tidak mudah. Tidak banyak tim yang bisa mendominasi tim seperti Manchester City,” tandas pelatih PSG tersebut.

“Saya perlu memberi selamat kepada Manchester City karena mereka menjalani musim ini dengan fantastis. Setelah enam atau tujuh musim melatih, Pep menampilkan permainan sangat baik bagi timnya,” tutup Mauricio Pochettino. (wal)

Susunan Pemain:
Man City (4-4-2): Ederson; Walker, Stones, Ruben Dias, Zinchenko; Mahrez, Fernandinho, Gundogan, Foden (85′ Aguero); De Bruyne (82′ Gabriel Jesus), Bernardo Silva (82′ Sterling)

PSG (4-3-3): Navas; Florenzi, Marquinhos, Kimpembe, Diallo; Herrera (62′ Draxler), Paredes (75′ Danilo), Verratti; Di Maria, Icardi (62′ Kean), Neymar

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA TERKINI