KALSELPemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Buka Banua Creative Festival 2025, Perkuat Ekonomi Kreatif Banua

71

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, membuka Banua Creative Festival 2025 yang digelar di Banjarbaru. Festival ini menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema “Titik Kumpul”, yang dimaknai sebagai ruang pertemuan seluruh unsur ekonomi kreatif mulai dari komunitas, pelaku UMKM, seniman, akademisi, pemerintah, investor, hingga masyarakat.

“Keberlanjutan ekonomi kreatif hanya dapat dibangun melalui kebersamaan. Energi kreatif yang bergerak sendiri-sendiri harus dirajut menjadi kekuatan kolektif yang lebih besar,” ujar Syarifuddin.

Festival ini menjadi ruang temu strategis bagi elemen kreatif untuk merayakan karya, berbagi gagasan, memperkuat identitas lokal dan menciptakan kolaborasi lintas sektor. Syarifuddin menegaskan, ekonomi kreatif bukan sekadar sektor alternatif, tetapi salah satu motor pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, menyebut Banua Creative Festival 2025 menghadirkan berbagai rangkaian acara, antara lain:

  • IdeaForum: diskusi kreatif melibatkan unsur hexahelix

  • Banua Craft: pameran produk unggulan ekonomi kreatif binaan Dispar Kalsel

  • Layar Film Banjar: pemutaran film pilihan Banua

  • Tertawa Ria: pertunjukan stand-up comedy komika Banua

  • Rupa-Rupa Seni Rupa: apresiasi seni rupa tradisional dan kontemporer

  • Sound On: pertunjukan musik dari band lokal dan banyak lainnya

Seluruh 17 subsektor ekonomi kreatif dilibatkan dalam festival tahun ini. Berdasarkan data tiket online, lebih dari 7.000 pengunjung telah mendaftar untuk hadir selama tiga hari pelaksanaan.

“Tema ‘Titik Kumpul’ menegaskan bahwa setiap ide membutuhkan ruang, setiap karya perlu dijembatani, dan setiap komunitas memerlukan jejaring yang kokoh,” tambah Iwan Fitriady.

Banua Creative Festival diharapkan menjadi wadah pertemuan, kolaborasi, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (ms)

Related Articles

Ketua PAC PDI Perjuangan Angsana Soroti Debu Hitam, Minta Pemerintah dan Perusahaan Segera Bertindak

TANAH BUMBU – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Angsana, Pitoyo, meminta pemerintah...

67 SPBU Disanksi, Bang Dhin: Jangan Berhenti di Hukuman, Benahi Distribusi BBM

BANJARMASIN – Sanksi yang diberikan Pertamina terhadap 67 SPBU di Kalimantan Selatan...

Banggar DPRD Kalsel Desak Percepatan Belanja APBD, Bang Dhin: Keterlambatan Berpotensi Hambat Pembangunan Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...

Bang Dhin Tegaskan Target PAD Harus Realistis untuk Mendorong Pembangunan Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin...