BANJARBARUEKBISKALSELPEMERINTAHAN

Pemko Banjarbaru Raih Skor Tertinggi Kepatuhan Program P3DN

337

BANJARBARU – Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) tampaknya telah berhasil dilaksanakan secara baik oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Hal itu dibuktikan dengan data terbaru BPKP yang mencatatkan Pemko Banjarbaru dengan raihan skor tertinggi kepatuhan terhadap program tersebut di seluruh Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Program P3DN sekian lama tengah menjadi fokus pemerintah baik di tingkat pusat maupun di masing-masing daerah.

Adapun program ini diinisiasikan menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan pertumbuhan sektor industri pengolahan dan kontribusinya terhadap ekonomi nasional.

Dilansir dari rilis berita BPKP Kalsel, dari 14 pemerintah daerah di Kalsel, baru satu pemerintah daerah yang mulai menunjukkan kepatuhan terhadap Program P3DN berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022, yaitu Pemko Banjarbaru.

Hal itu diungkapkan oleh Rudy M. Harahap, Kepala BPKP Kalsel, saat kegiatan diskusi terbatas dengan Tim P3DN pemerintah daerah di kantornya, Jumat (7/7).

Rudy menyampaikan, hasil pengawasan BPKP Kalsel pada triwulan II tahun 2023 menemukan beberapa hal terkait kepatuhan pemerintah daerah di Kalsel terhadap Program P3DN.

Rata-rata skor baseline kepatuhan 13 pemerintah kabupaten kota, termasuk Pemprov Kalsel mencapai 23,04, yaitu di atas rata-rata skor kepatuhan BUMD/BLUD di Kalsel.

Hal inilah yang diyakini BPKP Kalsel bahwa pemerintah daerah di Kalsel harus meningkatkan sistem manajemen kepatuhan Program P3DN karena masih jauh di bawah skor ideal 100,00.

“Hanya satu pemerintah daerah yang menuju kepatuhan yang cukup baik, yaitu Pemko Banjarbaru,” ungkap Rudi.

Lebih rinci, skor kepatuhan Pemko Banjarbaru terhadap Program P3DN yakni 48,5 persen.

Kemudian disusul Pemkab Tapin dengan skor 36,5 persen dan Pemrov Kalsel dengan skor 35,0 persen.

Saat diskusi tersebut, apresiasi juga diberikan oleh BPKP Kalsel kepada pemerintah daerah yang telah berpartisipasi dalam pengukuran kepatuhan.

Dengan dukungan dan kerja sama yang kuat dari semua pihak, Rudy berharap Program P3DN dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di Kalsel.

“Melalui pengawasan kolaboratif dan upaya yang berkelanjutan, BPKP Kalsel akan terus meningkatkan kinerja Program P3DN,” tegasnya. (mcbjb/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

Bang Dhin: Proses PAW Komisioner KPID Kalsel Harus Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...

38 Jemaah Umrah Kalsel Terlantar di Jeddah, Bang Dhin Minta Pengawasan Travel Dievaluasi

BANJARMASIN – Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar...

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...