BANJARMASIN – Jelang Ramadan penjual kurma dadakan marak di Banjarmasin. Buah asal Timur Tengah ini sangat diminati, karena banyak dijadikan sebagai takjil saat berbuka.
Pedagang kurma di kawasan Pasar Sudimampir, Ifan, mengaku beberapa hari terakhir banyak yang datang membeli kurma. Ia menduga, lantaran pemerintah membolehkan umat muslim menjalankan ibadah tarawih serta berbuka puasa di masjid maupun musalla.
“Jadi cukup banyak pembeli, terutama para panitia masjid membeli kurma sebagai persiapan,” katanya.
Jenis kurma yang ditawarkannya beragam. Ada kurma dari Tunisia, Madinah, Iran, hingga Mesir.
Harganya bervariasi, tergantung jenis. Mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per kilogram. Kurma biasa antara Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per kilo, kurma kualitas tinggi hingga Rp 150.000.
“Mudahan jadi pertanda awal yang baik,” ucapnya.
Meningkatnya penjualan pedagang kurma di pasaran juga dirasakan pedagang kurma online.
Ufi, warga Jalan Ahmad Yani Km 5 Banjarmasin Selatan mengaku memang mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan-bulan biasa.
“Masyarakat dimudahkan membeli secara online,” ujarnya.
Namun ia enggan menyebut berapa omzet yang diraupnya setiap hari. Dia hanya menyebut lima sampai sepuluh orang yang memesan. Jenis kurma yang paling banyak dibeli pelanggan adalah kurma Tunisia dan Madinah.
“Jenis kurma ini matang di pohon. Rasanya manis dan legitnya juga cocok dengan lidah kita,” katanya. (syl)


Leave a comment