RETORIKABANUA.ID, Balangan – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XVIII Tingkat Kabupaten Balangan resmi ditutup, Minggu (24/8) malam di Lapangan Martasura, Kecamatan Paringin. Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh haru, terutama bagi Kecamatan Paringin Selatan yang berhasil keluar sebagai juara umum dengan total nilai 159.
Prestasi ini mengungguli tujuh kecamatan lainnya. Peringkat kedua diraih Kecamatan Lampihong yang juga meraih nilai 159, namun kalah dalam jumlah medali emas. Disusul Kecamatan Paringin di posisi ketiga dengan nilai 141, kemudian Batumandi (134), Halong (112), Awayan (105), Juai (86) dan Tebing Tinggi di posisi terakhir dengan nilai 22.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta dan masyarakat yang telah memeriahkan MTQ tahun ini.
“Semoga keindahan bacaan dan kandungan Al-Qur’an yang kita dengar selama MTQ ini menjadi inspirasi dan motivasi untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berharap MTQ dapat menjadi ajang untuk meningkatkan semangat keislaman dan mempererat tali silaturahmi antarwarga Balangan.
Tak lupa, ia memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta:
“Bagi yang belum juara, jangan patah semangat teruslah berlatih. Dan bagi yang sudah juara, jangan cepat puas. Masih banyak peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.”
Camat Paringin sekaligus Ketua Panitia, Hudi Darmawan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ ini.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bonus umrah kepada 10 peserta juara pertama terpilih, yang pengundiannya dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Balangan di panggung penutupan.
Rangkaian acara ditutup dengan prosesi penurunan bendera LPTQ, yang kemudian secara simbolis diserahkan kepada Kecamatan Juai sebagai tuan rumah MTQ Nasional XIX Kabupaten Balangan yang akan datang. (ms)

Leave a comment