BANJARBARUKALSELPEMERINTAHAN

Paman Birin Pimpin Mitigasi Bencana di Lahan Gambut Kawasan Bandara

356

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin persiapan Mitigasi Bencana dengan Pembukaan Pintu Air dan Pem­basahan Lahan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor tepatnya di Guntung Damar, Banjarbaru, Kamis (31/08) pagi.

Pembukaan pintu air dan pem­bahasan lahan wilayah rawan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di ring 1 Bandara Syamsudin Noor tersebut dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam arahannya, Paman Birin meminta kepada secara khusus kepada semua kepala daerah yang ada di Kalsel dan masyarakat agar terus bersinergi dan mensosialisasikan bahaya karhutla. Serta untuk selalu siap menghadapi karhutla tahun ini. Terlebih saat ini masyarakat yang ada di sekitar karhutla sudah merasakan dampaknya seperti kabut asap.

“Apa yang kita lakukan pada pagi ini sebagai bentuk antisipasi terjadinya karhutla yang lebih meluas lagi. Kita juga diuntungkan karena memiliki beberapa irigasi sehingga bencana karhutla seperti beberapa tahun lalu yang begitu besar dapat kita mini­malisir,” ujar Paman Birin.

Menurut Paman Birin, terjadinya karhutla harus diwaspadai, terlebih karhutla yang terjadi di dekat Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, karena hal itu bisa mengganggu penerbangan.

“Wilayah kawasan Bandara ini harus dijaga full, karena sangat berkaitan sekali dengan pener­bangan, dimana dampaknya luar biasa apabila sudah terjadi karhutla sehingga bila itu terjadi akan ber­dampak juga pada roda pere­konomian masyarakat,” tambahnya.

Kepada masyarakat, Paman Birin menghimbau agar para pemilik lahan tidak membakar lahan miliknya.

Paman Birin juga mengucapkan terimakasih kepada Satgas Karhutla yang telah bekerja keras selama ini dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada para relawan BPK yang ada di wilayahnya masing-masing yang siap siaga dalam menghadapi karhutla.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Kalsel, R Surya Faidliansyah menga­takan, kegiatan pembasahan lahan ini sebagai bentuk mitigasi agar pen­ye­baran titik api atau karhutla tidak meluas.

“Air ini akan disalurkan pada lahan/hutan yang masih hijau dan belum terbakar sehingga penyebaran air ini tetap seimbang dan permukaan tanah tidak mengering sehingga bila ini terjadi, titik api tidak akan mudah muncul,” ucap Suria.

Menurutnya, sebagaimana arahan langsung dari Paman Birin, ia dan jajarannya di BPBD akan terus bekerja 1×24 jam untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

“Terlebih saat ini kita berada di ring 1 Bandara Syamsudin Noor, tentu sebagaimana arahan Paman Birin tadi, kita harus bekerja full dan personel disiagakan bila sewaktu-waktu terjadi karhutla disini,” tuturnya.

Pada acara tersebut, tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana dan beberapa pejabat lainnya. (adpim/mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...

Bang Dhin Sejalan dengan Gubernur Muhidin: Jika Janji Pemulihan Listrik Tak Terpenuhi, GM PLN Harus Bertanggung Jawab

BANJARMASIN – Sikap tegas Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, terhadap persoalan pemadaman listrik...

Pemko Banjarbaru Peringati Hari Anak Nasional, Perkuat Komitmen Lindungi Hak Anak

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional...

PLT Camat Kuranji Perkuat Sinergi Lintas Sektor Melalui Silaturahmi dan Konsolidasi di Desa Giri Mulya

KURANJI – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi di wilayah Kecamatan...