Banjarmasin – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, terus berupaya melestarikan budaya masyarakat Banua. Terkait ini, digelar Lomba Kayuh Jukung Tradisional Piala Paman Birin di bantaran sungai Martapura, kawasan Mantuil, Banjarmasin Selatan, Minggu (7/1).
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel, H Barkatullah menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian budaya. Paman Birin berharap lomba ini dapat menjadi agenda tahunan, mengingat antusiasme warga yang luar biasa.
“Lomba jukung tradisional ini merupakan bentuk kepedulian Paman Birin terhadap masyarakat, khususnya yang berada di bantaran sungai. Ini yang pertama kita selenggarakan dan Insya Allah akan menjadi agenda tahunan karena melihat antusias warga yang sungguh luar biasa. Intinya lomba ini diadakan agar masyarakat senang dan terhibur,” katanya.
Ketua Panitia, Rusbandi menyampaikan lomba kayuh jukung diikuti oleh 64 peserta, meski pendaftaran harus dibatasi karena antusiasme masyarakat yang tinggi. Peserta berasal tidak hanya dari sekitar wilayah, tetapi juga ada yang datang dari Barito Kuala.
“Ini sudah kita dibatasi, dan masih banyak yang ingin mendaftar. Peserta kebanyakan berasal dari wilayah sekitar, bahkan ada yang dari Barito Kuala,” ucapnya.
Lomba tersebut selain menawarkan hadiah total ratusan juta rupiah, juga memperebutkan Piala Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin. Adu cepat dengan menempuh jarak sekitar 400 meter melalui sistem gugur menjadi tantangan menarik bagi para peserta. Semua ini diharapkan dapat memberikan kegembiraan dan hiburan bagi masyarakat. (humas/adpim/mckalsel/zy)

Leave a comment