Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin akan menjalankan empat program prioritas sektor perikanan pada 2024.
Kepala DKP3 Kota Banjarmasin Yuliansyah, menjelaskan empat program tersebut yakni, pengawasan sumber daya perikanan, pengelolaan hasil perikanan budidaya, pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan, dan pengelolaan perikanan tangkap.
“Dari program tersebut salah satunya adalah kelompok budidaya ikan (Pokdakan) dengan memberikan pembinaan dan bantuan kepada kelompok yang ada maupun kelompok perikanan yang baru”, kata Yuliansyah, belum lama ini.
Selain itu, DKP3 Kota Banjarmasin juga memprogramkan penyaluran bantuan berupa sarana prasarana penunjang budidaya ikan yang terdiri dari keramba, bibit dan pakan ikan kepada 50 kelompok budidaya, setiap kelompok beranggotakan minimal 10 orang.
“Jadi untuk tahun ini kita rencana ada bibit ikan 100 ribu ekor, pakan 200 sak, dan jaring keramba sebanyak 30 buah,” ujarnya.
Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi perikanan hingga 25 persen pada 2024 di Kota Banjarmasin.
Saat ini, data DKP3 Kota Banjarmasin menunjukkan jumlah Pokdakan mencapai 70 kelompok dan tercatat produksi ikan di Banjarmasin mencapai dua ribu ton pada 2023. Dengan hasil produksi ikan, mulai dari patin, bawal, nila, lele hingga betok untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan kebutuhan pasar di luar Kota Banjarmasin. (sm)

Leave a comment