BANJARMASIN-Dinas Kesehatan Kalsel merilis adanya dugaan kasus Covid-19 varian Omicron yang masuk ke provinsi ini.
Deteksi ini ditemukan saat pemeriksaan dini terhadap pasien dengan keluhan seperti ciri-ciri Omicron.
Untuk memastikan hasilnya, Dinkes mengirim 17 sample untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium yang memiliki alat untuk mendeteksi omicron.
“Kita sudah mengirim untuk diperiksa, baru-baru ini ada 17 yang kita curigai,” ucap Muslim, Kadinkes Kalsel.
Muslim menuturkan, semuanya menderita gejala gangguan pernapasan bagian atas, seperti flu dan pilek.
Hasilnya sendiri akan diketahui sepekan ke depan, mengingat pengiriman sample itu sendiri sudah dilakukan pekan lalu.
“Hasilnya dua minggu, ini karena antrean” imbuh Muslim.
Meski demikian, ia tak bisa menampik jika belakangan kasus Covid-19 yang terjadi di Kalsel meningkat signifikan.
“Peningkatan siginifikan 18-31 Januari 200 kasus baru,” tutupnya. (nn)



Leave a comment