BANJARBARU – Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVIII Kota Banjarbaru berlangsung lancar dan hikmat.
Dihadiri seluruh peserta MTQ, tamu undangan dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala SKPD, camat dan lurah, penutupan dihelat di panggung utama Mess L, Minggu (24/7).
Acara dibuka penampilan grub Habsy dari Al-Barokah Putri, dilanjutkan pembacaan surat keputusan dewan hakim tentang hasil kejuaraan MTQ XVIII.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, juara umum perorangan dari Kecamatan Cempaka, yakni Muhammad Rosadi, dengan meraih nilai 95,5.
Sedangkan keluar sebagai juara umum adalah Kecamatan Cempaka dengan nilai 52. Juara kedua diraih Banjarbaru Selatan dengan nilai 46, dan juara ketiga diraih Banjarbaru Utara dengan nilai 37.
Wakil Wali Kota Banjarbaru, sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Wartono, mengatakan, MTQ ini bukan ajang untuk perlombaan, melainkan sebagai motivasi untuk membangun generasi masyarakat yang Islami.
“Al-Qur’an itu tidak dilombakan, tetapi sebagai motivasi membangun masyarakat Islami yang berpedoman kepada Al-Qur’an,” terangnya.
Wartono mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para Dewan Juri dan Dewan Hakim, yang sudah bertugas dengan profesional dan adil, telah menilai para peserta.
“Bagi yang berhasil dan berprestasi saya ucapkan selamat. Tingkatkan kemampuan menyiapkan diri untuk even selanjutnya. Bagi yang belum, tidak perlu berkecil hati,” ujarnya.
Ketua Tim Pelaksana MTQ XVIII Kota Banjarbaru, Indra Putera, menyampaikan, peserta tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.
“Peserta yang mengikuti MTQ tahun ini dari Cempaka 31 peserta, Banjarbaru Utara 33 peserta, Banjarbaru Selatan 26 peserta, Landasan Ulin 19 peserta dan Liang Anggang 23 peserta,” bebernya.
Sementara untuk kategori umum 111 peserta. Total yang ikut memeriahkan MTQ XVIII Kota Banjarbaru sebanyak 243 orang dari lima kafilah. (mcbjb/zy)

Leave a comment