BANJARBARUKALSEL

Komisi III DPRD Banjarbaru Cek Kondisi Siring Sungai Kuranji Yang Ambruk

460

Banjarbaru – Komisi III DPRD Kota Banjarbaru lakukan tinjauan lapangan ke Sungai Kuranji yang berlokasi di belakang Kompleks Widya Citra Graha 3, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Senin,(6/3/2023).

Dari tinjauan tersebut Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, mendapati bangunan siring yang baru dibangun tersebut sebagian ambruk.

Saat lakukan peninjauan Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari mengatakan, tinjauan lapangan yang dilakukan oleh Komisi III ini berdasarkan adanya laporan di Cempaka yaitu sebagian siring Sungai Kuranji ambruk, padahal baru selesai dibangun di akhir Tahun 2022 lalu.

“Dari adanya laporan yang diterima, lalu kita cek ke lapangan di Cempaka itu benar, siring yang dikerjakan pada tahun 2022 lalu jebol, kurang lebih sepanjang 25 meter (proyeknya -red),” ungkapnya.

Lanjutnya Emi mengatakan, setelah tinjauan lapangan ini pihaknya berencana, akan memanggil Dinas PUPR Kota Banjarbaru untuk membahas penyebab permasalahan tersebut.

“Makanya kita akan adakan koordinasi dengan PUPR guna membahas mengenai hal tersebut terkait perencaannya, termasuk konstruksi, karena baru hitungan bulan kok sudah bisa runtuh, jadi itu akan kita cross check di dokumen perencanaannya,” jelasnya.

Meski kata Emi, bangunan siring ambruk itu masih masuk pemeliharaan, pihaknya akan tetap melakukan pengecekan terkait kesesuaian konstruksi dengan perencanaannya.

“Walaupun kegiatan yang dilakukan pada tahun 2022 masih masuk pemeliharaan, jadi secara konstruksi kita akan cek kesesuaiannya dengan perencanaannya,” ungkapnya.

Sementara itu menyikapi ambruknya siring sungai kuranji, Lurah Cempaka Suprianto menyatakan, sebenarnya awal mengetahui ambruknya siring itu saat terjadinya banjir beberapa pekan lalu, saat hujan deras melanda Kota Banjarbaru.

Terlebih lagi katanya, ambruknya siring tersebut kemungkinan karena diterjang oleh derasnya aliran air di Sungai Kuranji itu.

“Memang curah hujan sangat tinggi di daerah sini, khususnya Gunung Kupang ini aliran air sungai cukup deras, sehingga air itu langsung turun ke bawah,” tutupnya. (zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

Bang Dhin: Proses PAW Komisioner KPID Kalsel Harus Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...

38 Jemaah Umrah Kalsel Terlantar di Jeddah, Bang Dhin Minta Pengawasan Travel Dievaluasi

BANJARMASIN – Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar...

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...