RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Kodim 1004/Kotabaru terus memperkuat program teritorial melalui berbagai kegiatan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi pembangunan jembatan, peningkatan akses jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1004/Kotabaru, Letkol Inf. M. Taufik Akbar, dalam Talkshow bersama Radio Gema Saijaan Kotabaru 102 FM, Kamis (13/8).
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan jembatan Garuda di sejumlah wilayah Kabupaten Kotabaru. Program tersebut mencakup satu jembatan gantung, dua jembatan Armco dan dua jembatan beton.
Jembatan gantung dibangun di Desa Limbungan, Kecamatan Hampang, dengan panjang 30 meter dan lebar 2 meter. Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, terutama untuk menuju sekolah, puskesmas, pasar, permukiman dan jalan utama.
Sementara itu, dua jembatan Armco dibangun di Desa Kampung Baru dan Desa Bangun Rejo, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Masing-masing jembatan memiliki panjang 12 meter dan 14 meter dengan lebar 5 meter.
Selain itu, Kodim 1004/Kotabaru membangun dua jembatan beton, masing-masing di Desa Plajau Baru, Kecamatan Kelumpang Hilir dan Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur.
Jembatan di Desa Plajau Baru memiliki panjang 10 meter, sedangkan jembatan di Desa Langkang Baru memiliki panjang 12 meter. Keduanya memiliki lebar 4 meter.
Dandim 1004/Kotabaru, Letkol Inf. M. Taufik Akbar mengatakan, pelaksanaan program teritorial dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Program ini kami laksanakan secara berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Aspirasi masyarakat menjadi salah satu dasar dalam menentukan program yang akan kami laksanakan,” ujarnya.
Menurut Taufik, usulan pembangunan umumnya disampaikan melalui kepala desa. Selanjutnya, usulan tersebut diverifikasi oleh Babinsa sebelum diteruskan kepada jajaran Kodim untuk dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat besar. Sebelumnya mereka harus memutar sekitar 5 kilometer, sekarang bisa langsung melalui jembatan. Bahkan sebelumnya hanya bisa dilalui sepeda motor, sekarang sudah bisa dilalui mobil,” kata Taufik.
Selain pembangunan jembatan, program teritorial Kodim 1004/Kotabaru juga menyasar peningkatan kualitas jalan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
Kepala Dinas PUPR Kotabaru, Abdul Hamid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan dukungan anggaran sekitar Rp460 juta untuk pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 800 meter dengan lebar sekitar 5–6 meter.
Menurut Abdul Hamid, peningkatan jalan tersebut membantu masyarakat karena kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat.
“Dengan adanya pengerasan jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, terutama untuk wilayah yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan peningkatan infrastruktur,” ujarnya.
Program teritorial Kodim 1004/Kotabaru tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur. Di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kodim juga melaksanakan rehabilitasi tiga unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Program tersebut ditujukan untuk menyediakan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu. Rehabilitasi RTLH diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan permukiman.
Di lokasi yang sama, Kodim 1004/Kotabaru juga melaksanakan program penghijauan dan pelestarian lingkungan bertajuk “Bersatu dengan Alam” di lahan seluas 1 hektare.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaga ekosistem pesisir dan membantu mencegah abrasi pantai. Selain itu, penghijauan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Taufik menegaskan, program teritorial Kodim 1004/Kotabaru akan terus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Setiap usulan yang masuk akan melalui proses verifikasi agar pelaksanaan program tepat sasaran.
Ke depan, sejumlah usulan pembangunan yang belum terealisasi diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan dan penganggaran pada tahun berikutnya. Usulan tersebut antara lain peningkatan jalan dan pembangunan sarana penghubung di wilayah yang masih membutuhkan perhatian.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, program teritorial Kodim 1004/Kotabaru diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat di berbagai pelosok Kabupaten Kotabaru. (mc)
