BANJARBARUKALSELPOLITIK

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru Emi Lasari Reses di Perumahan Asabri

554

Banjarbaru – Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, melaksanakan reses di wilayah Perumahan Asabri, Jalan Tegal Arum, Landasan Ulin, Rabu (15/3).

Dalam resesnya, Emi Lasari menekankan pentingnya penurunan angka stunting yang masih cukup tinggi di Kota Banjarbaru.

Menurutnya, jika Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru tidak ingin ada stunting, pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas harus ditingkatkan. Demikian pula di posyandu.

“Posyandu, pelayanan dasar bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi anggaran untuk posyandu harus ditingkatkan,” katanya.

Terutama penambahan anggaran untuk makanan tambahan bagi balita. Karena, minimnya makanan tambahan untuk balita menjadi salah satu penyebab utama terjadi stunting.

Selanjutnya, politisi perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) ini menekankan pentingnya tingkat kesejahteraan para kader posyandu. Satu kader melayani tak kurang dari 30 warga, balita maupun lansia.

Begitu pula dengan kondisi bangunan posyandu masih banyak yang memprihatinkan. Umumnya, keberadaan atau berdirinya karena keikhlasan para kader.

“Padahal mereka adalah ujung tombak pelayanan pada masyarakat untuk menurunkan angka stunting,” tutur Emi. (mcbjb/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Peringkat 37 Nasional Jadi Alarm Keras, Bang Dhin Desak Evaluasi Total Pelayanan Investasi Kalsel

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, menyoroti rendahnya...

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

Bang Dhin: Proses PAW Komisioner KPID Kalsel Harus Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...

38 Jemaah Umrah Kalsel Terlantar di Jeddah, Bang Dhin Minta Pengawasan Travel Dievaluasi

BANJARMASIN – Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar...