BANJARBARUEKBISKALSELNASIONALPEMERINTAHANTECHNO

Implementasi QRIS Terbaik Se-Kalimantan, Pemprov Kalsel Dianugerahi BI Awards 2023

717

Banjarbaru – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin membawa pulang penghargaan yang diberikan Bank Indonesia (BI) berupa anugerah Bank Indonesia (BI) Awards Tahun 2023 pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2023 di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Rabu (29/11).

Penghargaan BI Awards 2023 ini diterima Paman Birin yang diserahkan langsung Gubernur BI Perry Warjiyo disaksikan langsung Presiden Jokowi.

Penghargaan ini diberikan atas prestasi keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai daerah dengan implementasi terbaik pengunaan QRIS wilayah Kalimantan.

Paman Birin menyampaikan keberhasilan ini sebagai wujud upaya Pemprov Kalsel bersama Bank Indonesia serta stakeholder terkait untuk terus menggerakkan digitalisasi di Banua.

“Alhamdulillah. Penghargaan ini sebagai wujud pertumbuhan ekonomi di Banua terus meningkat dan menjadi semangat serta komitmen kita bersama untuk terus membangun daerah, khususnya dalam peningkatan ekonomi Banua,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga menyebut, tingginya volume penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran di Banua tak lepas semakin tumbuhnya UMKM.

Untuk itu, Paman Birin terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan aneka produk lokal yang menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

“Kita terus dorong dan dukung untuk kemajuan UMKM. Termasuk juga digitalisasi pembayaran dengan menggunakan QRIS,” ungkap Paman Birin.

Dalam pertemuan tahunan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, tampak hadir juga sejumlah menteri, gubernur, bupati/walikota, pimpinan perbankan nasional, serta pelaku UMKM selaku mitra kerja BI.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta perbankan agar tidak menghabiskan likuiditas untuk membeli instrumen yang diterbitkan BI dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Saya mengajak seluruh perbankan harus prudent, harus hati-hati, tapi tolong lebih didorong lagi kreditnya, terutama bagi UMKM,” kata Jokowi.

Di sisi lain, realisasi belanja pemerintah pusat dan daerah juga masih rendah, padahal tahun anggaran 2023 tersisa dua bulan lagi.

Senada dengan Presiden Jokowi bahwa dunia saat ini memang tak sedang baik-baik saja, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan akan banyak fenomena isu domestik negara yang berdampak ke global.

“Dunia masih terus bergejolak, ada perang Rusia-Ukraina, perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, dan kini konflik Israel-Palestina yang menimbulkan fragmentasi geopolitik dan akibatnya prospek ekonomi global meredup 2024 sebelum bersinar lagi di 2025,” tutur Perry. (humas/adpim/mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

WTP Kembali Diraih, Bang Dhin Dorong APBD Kalsel Lebih Berdampak ke Masyarakat

BANJARMASIN — DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban...

DPRD Kalsel Apresiasi Capaian Literasi, Bang Dhin Minta Numerasi dan Keamanan Sekolah Jadi Prioritas Serius

Banjarmasin — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, SE,...

Komisi II DPRD Tanah Bumbu Sambangi Kementerian PU RI, Perjuangkan Dukungan Infrastruktur Strategis Daerah

Jakarta — Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...

Warga Rantau Bakula Mengadu ke DPR RI, Desak Evaluasi Izin Tambang PT MMI

JAKARTA — Warga Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Kalimantan...