DPRD KotabaruKOTABARU

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp70 Ribu, DPRD Kotabaru Lakukan Sidak Distribusi

192

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Harga gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Kotabaru melonjak drastis hingga mencapai Rp. 70 ribu per tabung di tingkat pengecer. Angka ini jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp. 27 ribu dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama ibu rumah tangga.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, bersama Ketua Komisi II, Abu Suwandi, anggota DPRD lainnya, serta perwakilan dari instansi terkait dan Polres Kotabaru, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen, pangkalan dan toko pengecer gas 3 kg di wilayah Kotabaru, Selasa (15/7).

Namun, saat melakukan peninjauan, tim tidak menemukan adanya transaksi penjualan gas melon. Beberapa toko dan pangkalan yang dikunjungi tampak tutup. Salah satunya adalah toko di kawasan depan Limbur, yang hampir menutup operasional saat didatangi.

“Sidak ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengeluhkan lonjakan harga gas subsidi. Temuan hari ini akan kami tindak lanjuti dan koordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait,” ujar Awaludin.

Dalam pertemuan dengan pihak dinas terkait, terungkap bahwa pengawasan distribusi LPG subsidi selama ini terkendala oleh keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). Akibatnya, pengawasan belum berjalan maksimal dan membuka peluang terjadinya penyimpangan distribusi.

Awaludin menyoroti pentingnya peran pemerintah desa dalam proses pengawasan. Menurutnya, perangkat desa memiliki pengetahuan yang lebih akurat soal kondisi ekonomi warganya.

“Kami mendorong agar perangkat desa dilibatkan secara aktif dalam pengawasan distribusi LPG 3 kg agar benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak,” tegasnya.

DPRD juga meminta agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi LPG subsidi, termasuk pendataan ulang penerima manfaat dan pemberlakuan sanksi bagi oknum agen atau pengecer nakal yang menjual di atas HET.

Diketahui, LPG 3 kg merupakan gas bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Lonjakan harga ini menjadi ironi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih terdampak berbagai tekanan biaya hidup.

DPRD menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas dan memastikan hak masyarakat terhadap gas bersubsidi terpenuhi secara adil dan merata. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemkab Kotabaru Gelar Tabligh Akbar Peringati Hari Jadi ke-76

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Tabligh Akbar sebagai bagian dari...

Pemkab Kotabaru Hadiri Open Base Jupiter Aerobatic Team di Lanud Sjamsudin Noor

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menghadiri kegiatan Open Base Jupiter Aerobatic...

Lomba Imtaq Kepemudaan Kotabaru 2026 Ditutup Meriah

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Lomba Peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Kepemudaan Kabupaten Kotabaru...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...