BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin merilis hasil evalusi PPKM level 4 usai, menggelar rapat tertutup, Senin (16/8) siang.
Dari hasil evaluasi tersebut, terdapat empat poin yang direkomendasikan akan terus dilakukan pengetatan dan pengawasan.
Empat poin tersebut, seperti membatasi mobilitas dan pengetatan pada pintu masuk laut dan darat, penguatan prokes pada pasar dan fasum lainnya, meningkatkan pengawasan dan advokasi warga isoman, serta meningkatkan TLI (tes lacak dan isolasi) percepatan vaksinasi.
Sementara itu, hingga per 16 Agustus 2021, Banjarmasin masih berada level 4, sehingga secara otomatis PPKM akan diperpanjang hingga 23 Agustus.
“Dari tiga analisis indikator transmisi, dua diantaranya masih berada di kategori level empat, satu lainnya level tiga,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi.
Adapun analisis indikator
transmisi komunitas, berdasarkan KMK HK.01.07/Menkes/4805/2021.
Kasus mingguan dari tanggal 9 hingga 15 Agustus 2021 terdapat 704 kasus (level 3). Kasus penambahan rawat inap baru dari tanggal 9 hingga 15 Agustus 2021 sebanyak 312 (level 4). Dan jumlah kematian akibat Covid-19, yakni 9,1 persen. (nn)



Leave a comment