DPRD KalselKALSEL

Driver Online Kalsel Tuntut Tarif Lebih Adil, DPRD dan Kapolda Siap Kawal Aspirasi

200

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Ratusan pengemudi transportasi daring yang tergabung dalam komunitas Driver Online Bersatu Kalimantan Selatan menyuarakan aspirasi mereka melalui audiensi resmi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (11/6).

Audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Kalsel, dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, serta sejumlah anggota Komisi III dan Komisi IV DPRD Kalsel.

Tujuan utama mereka adalah memperjuangkan tarif yang lebih adil dan layak, seiring dengan meningkatnya beban operasional dan potongan dari perusahaan aplikator.

Dalam forum tersebut, perwakilan komunitas driver menyampaikan keluhan seputar tarif dasar yang terlalu rendah, potongan aplikasi yang tinggi, serta minimnya perlindungan hukum dan sosial bagi mitra driver.

“Perjuangan kami bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keadilan. Kami ingin bekerja dengan tenang, dengan tarif yang layak. Saat ini penghasilan tidak mencukupi karena potongan aplikator besar, sementara tarif tidak naik,” ujar salah satu perwakilan driver.

Selain itu, mereka juga menyoroti sistem suspend sepihak oleh aplikator yang kerap merugikan mitra tanpa penjelasan yang jelas.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan apresiasinya atas penyampaian pendapat yang dilakukan secara tertib dan damai.

“Para driver online adalah bagian penting dari layanan transportasi harian di Kalimantan Selatan. Kami siap mendorong lahirnya kebijakan daerah, baik dalam bentuk Peraturan Gubernur maupun Peraturan Daerah (Perda), untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adil,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyatakan dukungannya terhadap cara para driver menyuarakan aspirasi mereka melalui jalur resmi.

“Kepolisian hadir untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib. Ini contoh baik yang patut diapresiasi,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian siap menjembatani komunikasi antara para driver, perusahaan aplikator, dan pemerintah untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Komisi III yang membidangi transportasi dan infrastruktur, serta Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat, juga menyampaikan dukungan terhadap perjuangan driver online. Keduanya berkomitmen akan membawa isu ini ke rapat-rapat pembahasan di tingkat legislatif.

“Masukan dari para driver sangat penting. Kami akan kawal bersama DPRD agar ada kebijakan yang berpihak pada mereka,” ujar salah satu anggota komisi. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kartoyo Apresiasi Warga Desa Ida Manggala, Nilai Pancasila Masih Kuat Hidup di Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Hulu Sungai Selatan — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo,...

Perhumas Perkuat Humas Daerah Lawan Hoaks Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Maraknya penyebaran hoaks di era digital menjadi perhatian serius...

Pendidikan Kalsel Masih Timpang, DPRD Desak Perbaikan Menyeluruh

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sektor pendidikan di Kalimantan Selatan menunjukkan kemajuan di sejumlah...

Kejurprov Domino Perdana di Kalsel, Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Selatan resmi digelar untuk...