RETORIKABANUA.ID, Tapin — DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menekankan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui pemahaman ideologi negara. Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) dinilai dapat memperkuat kedisiplinan, empati dan tanggung jawab pelajar sebagai calon pemimpin masa depan.
Sosialisasi dilaksanakan pada Senin (8/12) di MAN 1 Rantau (Mansara), Kabupaten Tapin, diikuti oleh guru dan siswa SMA, yang dianggap strategis dalam membentuk karakter sosial masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, Desy Oktavia Sari, mengemukakan bahwa keterlibatan pelajar menjadikan kegiatan ini berbeda dari sosialisasi biasanya. Guru dan siswa memiliki peran kunci dalam memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup di sekolah dan kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan SOSREV ini sangat berkesan, hari ini sangat berbeda, biasanya saya turun ke masyarakat, hari ini pesertanya siswa-siswi,” ujar Desy. Ia menekankan bahwa penanaman nilai Pancasila sejak dini akan membentuk generasi yang toleran, demokratis dan berintegritas.
Desy menilai pelajar berada pada fase pembentukan identitas, sehingga pemahaman Pancasila sangat relevan untuk menumbuhkan kesadaran mengamalkan nilai-nilai tersebut. Menurutnya, pembangunan karakter harus dimulai dari lingkungan sekolah agar generasi muda memiliki kedisiplinan, rasa empati, dan tanggung jawab sosial.
Selain sosialisasi, Desy meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 1 Rantau. Ia menilai program ini berkontribusi terhadap kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Desy berharap dukungan gizi memadai dapat diterapkan konsisten di seluruh satuan pendidikan di Kalsel. (ms)

