BANJARMASINKALSELPEMERINTAHAN

Dishub Banjarmasin Ganti Ratusan Titik PJU dengan Lampu LED

411

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin melakukan pergantian terhadap sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di kota berjuluk Seribu Sungai ini.

Pergantian yang dilakukan oleh Dishub Banjarmasin merupakan salah satu langkah dalam transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) atau efesiensi energi dari Kementerian ESDM.

Lampu LED tersebut merupakan hibah dari kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berjumlah 312 unit.

Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin, Slamet begjo mengatakan bahwa Lampu LED yang dihibahkan oleh kementerian ESDM ini mampu menghemat pemakaian energi listrik.

“Lampu LED ini lebih terang dan memiliki Watt yang rendah tidak seperti lampu Son-T yang memiliki Watt lebih besar tetapi tidak begitu terang dibandingkan lampu LED,” ujarnya, Rabu (7/6).

Keuntungan dari pergantian lampu Son-T ke lampu LED ini juga kata Slamet, memiliki umur yang lebih lama.

“Dengan memiliki Watt kecil kami berharap energi yang diserap oleh lampu dapat menimbulkan penghematan energi yang akan berimbas pada besaran setoran pembayaran listrik” bebernya.

Dari 312 lampu yang sudah di hibahkan oleh kementerian SDM sudah sebanyak 176 lampu LED yang terpasang di seluruh kota Banjarmasin

“Saat ini kami melakukan pemasangan dengan menyasar daerah pinggiran kota Banjarmasin, itu karna di pusat kota sudah terpasang sebagai besar dengan lampu LED,” ungkapnya.

Nantinya dinas perhubungan kota Banjarmasin akan menanamkan lagi lampu LED untuk penerangan jalan umum di kota Banjarmasin

“Hibah ini hanya sebagai kecilnya saja nanti kami akan tambahkan lagi lampu LED dengan menggunakan dana APBD, harapannya agar semua penerangan warga kota Banjarmasin menggunakan lampu LED untuk menghemat energi” ungkapnya.

Lantas mengapa tidak menggunakan Panel Surya (Solar Panel) untuk menghemat penggunaan energi listrik?

Menanggapi hal tersebut, Slamet Begjo mengaku bahwa penggunaan panel surya sudah dilakukan oleh pihaknya.

Namun dengan menggunakan panel surya tersebut justru menimbulkan sejumlah kerugian bagi pihaknya, lantaran Accu (baterai) untuk menyimpan daya dari sinar matahari itu sering kali di curi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Solar Panel itu rentan dengan pencurian. Jadi sering kali accu itu dicuri. Walau sudah diberikan pengaman, masih saja dinaiki,” tuturnya.

“Contohnya banyak di jembatan basirih, itu berapa banyak titik tiang lampu, semuanya hilang. Cukup sulit kita mengawasi, jadi akhirnya kita pakai listrik semua,” pungkasnya. (jm)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

DPRD Kalsel Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Jembatani ke Pusat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan...

Sekda Banjarmasin Dorong IKM Segera Urus Izin Usaha

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota...

Pemko Banjarmasin Komitmen Tingkatkan Pengelolaan Fiskal dan Lingkungan

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyampaikan tanggapan atas...

Wali Kota Banjarmasin Apresiasi MUCIBU FEST 2026

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Semangat pelestarian budaya lokal kembali bergema melalui pagelaran seni...