BANJARMASIN – Drama Korea (Drakor) ternyata juga bisa menjadi bahan pembelajaran, bukan hanya sekadar hiburan.
Hal tersebut dibenarkan Wakil III Puteri Antasari 2021, Siti Salwa. Ia memgaku belajar banyak dari berbagai serial dan genre drakor yang ditonton.
“Yang paling berkesan Soul Mechanic. Drama itu menceritakan tentang psikiater yang menangani banyak pasien gangguan jiwa,” ujar mahasiswi UIN Antasari ini, Senin (27/12).
Salwa menyukai alur cerita drakor satu ini karena linear dengan jurusan psikologi, disiplin ilmu yang ia ambil di bangku kuliah.
Baginya, dalam film tersebut banyak pelajaran yang bisa diambil. Dan tentunya guna mendukung pembelajaran yang di dapat di kampus.
Mahasiswi kelahiran Sampit ini juga menyukai berbagai genre drakor lainnya.
Menurutnya, alur ceritanya yang menarik dan sulit ditebak, drakor juga memiliki tema-tema yang unik dan pemerannya andal.
Ia mengingatkan, dari sekian banyak manfaat yang bisa diambil, tentunya juga ada hal negatif dari menggilai drakor.
Seperti lupa waktu dalam menyaksikan dari episode ke episode selanjutnya. Sehingga tidak jarang begadang dan mengerjakan tugas kuliah.
“Bahayanya, bisa lepas kontrol dan terbawa suasana saat menonton. Jadi tidak jarang keteteran dalam mengerjakan aktifitas lainnya dan sering begadang,” pungkas Salwa. (mid)



Leave a comment