barito Kuala – Terkendalanya pengembangan produk unggulan desa, baik dari manajerial usaha, pemanfaatan teknologi dan pemasaran, menjadi fokus M Syarifuddin, Wakil Ketua DPRD Kalsel, dalam seminar manajemen pengembangan dan pemasaran produk potensi Desa
Acara ini digelar Laboratorium Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lambung Mangkurat, di Desa Barambai, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (25/5).
Bang Dhin, pria ini akrab disapa, mengatakan, setiap kabupaten dan kota di Kalsel hendaknya memiliki produk unggulan yang sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.
“Tidak latah mengikuti tren yang ada, agar tercipta keberagaman produk yang dihasilkan, dan dampaknya dapat membuat pasar yang lebih luas,” katanya saat tampil sebagai pemateri.
Menurutnya, UMKM saat ini hendaknya sedikit melirik potensi pemasaran melalui digitalisasi. Pasalnya saat ini Indonesia menjadi kontributor ekonomi berbasis internet, terbesar dan tercepat di Asia Tenggara, dengan nilai 40 miliar dolar dan pertumbuhan 49% per tahun.
Ditemui di akhir kegiatan, Bang Dhin mengimbau pemangku kebijakan, agar dapat turut serta membantu dalam hal pemasaran produk unggulan desa.
Ia berharap, UMKM dapat terus melakukan inovasi dalam berkreasi dengan produknya, dan pemerintah terus turut serta melakukan kolaborasi untuk memajukan UMKM secara bersama-sama.
Tanpa campur tangan pemerintah, UMKM yang ada di Kalsel ini akan terhambat pertumbuhannya.

Leave a comment