BALANGAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Balangan mengekspos akhir site plan pengembangan kawasan Pasar Modern Paringin dan kajian relokasi Pasar Lampihong di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Selasa (5/12).
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Balangan, Rakhmadi Yusni menyampaikan bahwa penyusunan kajian ini merupakan rangkaian dari kegiatan penataan Kota Paringin sesuai dengan visi misi Bupati Balangan.
Rakhmadi mengharapkan agar sebelum memasuki tahap finalisasi ini, arahan dan masukan dari seluruh pihak dapat terus terkoordinasi sehingga nantinya bisa memberikan hasil terbaik pada saat pelaksanaan.
“Harapannya melalui ekspos ini sudah memuat nantinya apa yang menjadi harapan masyarakat seperti apa yang sudah disampaikan tim ahli dari Universitas Brawijaya Malang,” harapnya.
Sementara itu, Tim Ahli dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang, Eddi Basuki Kurniawan mengatakan terkait pengembangan kawasan Pasar Modern Adaro masih memiliki beberapa kendala.
Di antaranya seperti parkir yang kurang tertata rapi, area sirkulasi yang kurang luas, kurang optimalnya kantor pengelola pasar, jaringan drainase dan lainnya.
“Misalnya terkait dengan lingkungan, aktivitas pasar dan sebagainya juga masalah limbah sudah kami pertimbangkan untuk perencanaan ke depannya,” katanya.
Eddi menyebut pihaknya juga merencanakan titik pemindahan beberapa lokasi agar lebih efektif.
“Tadi memang banyak saran yang masuk, kemudian memang kami merencanakan tidak terlalu jauh lokasinya dari pasar yang lama, sehingga diharapkan pasar yang baru ini juga dapat dukungan masyarakat dengan lokasi yang juga strategis,” tutupnya. (humas/mcbalangan/biii)

Leave a comment