SAMARINDA – Bagi masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur ICS mungkin tak asing lagi ditelinga mendengar kata ICS pasti berbenak besar dan indah, itulah kesan pertama saat melihat masjid ICS dari dekat.
Sekeliling bangunan masjid dibalut arsitektur beragam gaya yang kental akan nuansa khas Timur Tengah. Warna cat yang melapisi dinding masjid, seperti banyak sekali terlihat di masjid-masjid klasik Timur Tengah yang rata-rata berwarna cokelat tanah. Sementara pohon-pohon kurma yang ditanam di halaman masjid, menambah atmosfer timur tengah kian terasa.
Masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara ini menjadi menjadi ikon Kota Samarinda yang terlatak persis di depan Sungai Mahakam. Keberadaan Islamic Center Samarinda ini menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur.
Dengan penunjang fasilitas yang lengkap dan kebersihan yang terawat menjadikan masjid ini sebagai pusat refreshing masyarakat Kota Samarinda dan para wisatawan yang datang.
Pucuk-pucuk menaranya menjulang indah mengapit kubah besar berbentuk dome yang berdiri tegak tampak layaknya seperti Masjid Nabawi kalau dilihat dari atas Jembatan Mahakam yang berjarak kurang lebih 2 km, hal ini membuatnya layak mendapat gelar sebagai salah satu masjid terindah dan termegah di Indonesia.
Halamanya yg bersih dan sangat luas ditumbuhi pohon kurma menjadikan pemandangan yg sedap dipandang mata.
“Masjid ini juga salah satu tujuan wisata karena letaknya persis di tengah kota jadi dan bangunan ini paling menonjol karena bangunan ini mewah dan sangat luas,” ungkap Rifani salah pengunjung asal Banjarmasin.
Untuk memasuki masjid ICS ini tidak dipungut biaya dan bagi masyarakat bebas mengambil objek spot foto dari sudut manapun akan tetap menawan saat dijepret. (pdl)


Leave a comment