RETORIKABANUA.ID, Kandangan – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjalin kolaborasi dengan Bank Kalsel Cabang Kandangan untuk memperkuat perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif di daerah.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Kantor Bank Kalsel Cabang Kandangan, Rabu (9/9).
Pertemuan dihadiri Pimpinan Cabang Bank Kalsel Kandangan, Muhammad Fadjrin bersama jajaran serta Ketua Gekrafs HSS, Rizal Nagara dan pengurus.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah upaya untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, terutama melalui pendampingan usaha dan kemudahan akses permodalan.
Salah satu rencana yang akan didorong adalah program pinjaman dengan bunga 0 persen melalui skema subsidi Pemerintah Kabupaten HSS. Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Kabupaten HSS.
Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban pembiayaan pelaku usaha mikro sehingga mereka memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan dan memperluas usahanya.
Ketua Gekrafs HSS, Rizal Nagara menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemudahan akses modal harus diikuti dengan pendampingan agar pelaku usaha mampu mengelola bisnis secara lebih baik dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini merupakan titik krusial bagi ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM di Hulu Sungai Selatan. Lewat sinergi bersama Bank Kalsel dan adanya dukungan program bunga 0 persen dari Pemerintah Daerah, akan memberikan fondasi yang lebih kokoh bagi para pelaku usaha lokal. Ini saatnya usaha lokal makin tangguh, tumbuh pesat dan naik kelas,” ujar Rizal.
Selain akses permodalan, Gekrafs HSS dan Bank Kalsel Cabang Kandangan juga berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha. Materi pendampingan mencakup tata kelola keuangan hingga pengembangan bisnis.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan dukungan permodalan dan pendampingan yang berkelanjutan, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di HSS diharapkan semakin mampu mengembangkan produk berbasis inovasi dan kearifan lokal serta bersaing di pasar yang lebih luas. (er)
