Pemkab TapinTAPIN

Efisiensi Anggaran, Tapin Art Festival 2026 Tetap Hadirkan Kemegahan Budaya

16

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin memastikan pelaksanaan Tapin Art Festival (TAF) 2026 tetap digelar sesuai jadwal, yakni 31 Juli hingga 5 Agustus 2026. Meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran, agenda budaya tahunan tersebut tetap dipersiapkan dengan konsep yang menarik tanpa mengurangi nilai dan kualitas penyelenggaraan.

Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, menegaskan bahwa Tapin Art Festival bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan agenda strategis daerah yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Mas kebijakan efisiensi anggaran. Selain itu, dukungan dari sejumlah mitra perusahaan yang selama ini ikut berkontribusi juga menjadi pertimbangan dalam penyuknya TAF dalam kalender event nasional menjadikan festival tersebut sebagai salah satu wadah promosi seni, budaya, pariwisata, serta potensi ekonomi kreatif Kabupaten Tapin di tingkat nasional.

“Tapin Art Festival wajib dilaksanakan setiap tahun karena sudah masuk dalam kalender event nasional. Untuk bisa masuk ke dalam KEN, proses dan penilaiannya tidak mudah,” ujar Juanda, Kamis (11/6).

Ia menjelaskan, pelaksanaan TAF tahun ini memang mengalami sejumlah penyesuaian seiring kebijakan efisiensi anggaran. Selain itu, dukungan dari sejumlah mitra perusahaan yang selama ini ikut berkontribusi juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan konsep kegiatan.

Namun, Juanda memastikan penyesuaian tersebut tidak akan mengurangi kemeriahan maupun substansi utama Tapin Art Festival sebagai ruang apresiasi budaya dan hiburan masyarakat.

“Penyesuaian dilakukan agar kebutuhan kegiatan dapat diminimalkan, tetapi kualitas pelaksanaan tetap terjaga,” katanya.

Menurutnya, salah satu perubahan yang terlihat pada pelaksanaan TAF 2026 adalah komposisi pengisi acara hiburan. Jika pada tahun sebelumnya festival menghadirkan sejumlah artis nasional, tahun ini panitia akan lebih banyak memberikan kesempatan kepada seniman dan musisi lokal maupun regional.

Selain menjaga kualitas acara, langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tapin terhadap perkembangan pelaku seni daerah agar mampu tampil di panggung yang lebih luas.

“Kita memaksimalkan potensi artis lokal dan daerah sesuai kemampuan yang ada. Namun yang jelas, kemeriahan kegiatan tetap kita jaga,” tegasnya.

Selama ini, Tapin Art Festival menjadi salah satu agenda unggulan Kabupaten Tapin yang tidak hanya menampilkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana promosi produk UMKM, ekonomi kreatif, serta destinasi wisata daerah.

Melalui pelaksanaan TAF 2026, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap festival tersebut tetap mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas budaya Tapin di tingkat nasional.

“Yang terpenting bukan semata besarnya anggaran, tetapi bagaimana festival ini tetap menjadi ruang promosi budaya daerah dan memberikan dampak bagi masyarakat,” pungkas H. Juanda. (ki)

Related Articles

Pilkades Tapin 2026, Bupati Ajak Calon Kades Jaga Demokrasi Damai

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar Deklarasi Damai Bakal Calon Kepala...

Wabup Tapin Pastikan Pengamanan Pilkades Serentak Siap Digelar

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Wakil Bupati Tapin, H. Juanda memimpin Apel Gelar Pasukan...

HKN Tapin Jadi Momentum Perkuat Disiplin ASN

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional...

Safari Gemarikan Tapin Dorong Anak Gemar Makan Ikan Cegah Stunting

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Upaya meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan di Kabupaten...