RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, bersama sejumlah anggota DPRD Kalsel mengantarkan aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalsel ke DPR RI, Kamis (2/4).
Rombongan DPRD Kalsel diterima langsung oleh anggota Komisi III DPR RI di Ruang Badan Aspirasi Masyarakat (BAM).
Sebelumnya, DPRD Kalsel telah menerima aspirasi dari mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai penting dan mendesak.
Beberapa di antaranya adalah evaluasi sistem penegakan hukum agar lebih adil dan merata, penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk meningkatkan pengawasan terhadap kepolisian, serta perbaikan regulasi perizinan pelaut di wilayah Kotabaru agar lebih berpihak kepada masyarakat pesisir.
Mahasiswa juga menuntut penutupan tambang ilegal, pemberantasan mafia tanah, serta penanganan pencemaran lingkungan. Selain itu, mereka mendorong pemerintah pusat segera menghadirkan regulasi yang berpihak kepada rakyat.
Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, mengapresiasi DPR RI yang telah menerima aspirasi tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi langkah penting dalam menyampaikan aspirasi daerah ke tingkat nasional.
“Kami sangat menghargai aspirasi mahasiswa yang telah diterima dengan baik oleh DPR RI. DPRD Kalsel akan terus mengawal dan memperjuangkan agar suara mahasiswa didengar pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia juga berharap DPR RI segera menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui rapat bersama mitra kerja terkait berbagai isu yang disampaikan.
Menurutnya, respons cepat dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum, khususnya Polri, serta mewujudkan keadilan bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Indonesia secara umum.
DPRD Kalsel berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah dan DPR RI demi mendorong perubahan yang lebih baik.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi III DPR RI, di antaranya Irjen Pol (Purn) Rikwanto, Irjen Pol (Purn) Mahfud Arifin dan Endang Agustina. Mereka menyatakan siap menindaklanjuti dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa di tingkat nasional. (ms)
