RETORIKABANUA.ID, Balangan – Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Balangan kembali digelar dan kali ini menyambangi Masjid Shirathurrahman, Rabu (4/3). Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Dahai, Kecamatan Paringin ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Akhmad Fauzi menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, sekaligus mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, seperti kesabaran, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan iman dan takwa sekaligus mempererat solidaritas sosial.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pemerintah daerah turut hadir, mulai dari kepala dinas, camat, kepala desa hingga ketua RT. Kehadiran berbagai unsur perangkat daerah ini diharapkan memudahkan masyarakat menyampaikan kebutuhan maupun permasalahan yang ada di lingkungan masing-masing.
Pada kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di wilayah Paringin.
Sementara itu, Bendahara Pengurus Masjid Shirathurrahman, Hurmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan bersama Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah berlangsung dengan lancar.
“Alhamdulillah, Safari Ramadan bersama Wakil Bupati Balangan dan rombongan berjalan baik. Kami sangat berterima kasih atas bantuan lima buah Al-Qur’an untuk masyarakat. Semoga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Hurmansyah juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah daerah maupun pihak swasta dapat membantu perbaikan sarana dan prasarana masjid. Masjid yang dibangun pada 2008 dan selesai pada 2011 tersebut kini mulai mengalami beberapa kerusakan.
Rangkaian Safari Ramadan kemudian ditutup dengan tausiah agama, doa bersama, berbuka puasa, serta salat Magrib berjemaah. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di Balangan. (ms)

