RETORIKABANUA.ID, Balangan – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Balangan melalui juru bicaranya, Ahmad Baihaki, menegaskan pentingnya memperkuat sistem penganggaran berbasis kinerja dalam penyusunan APBD 2026, Selasa (2/12). Sistem ini dinilai krusial agar setiap rupiah anggaran menghasilkan output dan outcome yang selaras dengan target pembangunan daerah.
Baihaki menjelaskan bahwa salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan adalah merasionalisasi belanja non-prioritas. Banyak pos anggaran, katanya, tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja utama pemerintah daerah sehingga perlu dievaluasi atau bahkan dihapus demi memperkuat belanja produktif.
“Setiap alokasi anggaran harus terikat pada indikator kinerja yang jelas. APBD harus fokus pada program-program strategis yang memberi dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan basis kinerja akan mendorong pola penganggaran yang lebih disiplin, terukur dan akuntabel. Dengan indikator yang jelas, perangkat daerah dapat mengevaluasi capaian program secara lebih efektif dan memastikan belanja sesuai tujuan.
Selain itu, Baihaki menilai bahwa penganggaran berbasis kinerja akan meningkatkan efektivitas pembangunan, karena masyarakat dapat melihat secara langsung capaian program melalui indikator yang transparan dan mudah dipantau. (asr)


