RETORIKABANUA.ID, Tapin — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin bersama Tim Peneliti Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Master Plan Optimalisasi Lahan untuk wilayah Kecamatan Tapin Utara, Piani, Lokpaikat dan Bungur. Kegiatan digelar pada Kamis (27/11), di Kantor Kecamatan Lokpaikat.
FGD ini bertujuan menyusun strategi dan rekomendasi kebijakan berbasis data (evidence-based policy) guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tapin. Melalui forum diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari PUPR, pemerintah kecamatan, aparatur desa/kelurahan, hingga masyarakat penyusunan master plan diharapkan lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan.
Asisten Ahli Tim Peneliti ULM, Yogi Prasakti, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses penyusunan master plan. Menurutnya, kajian optimalisasi lahan membutuhkan pemahaman menyeluruh mengenai potensi dan kondisi di setiap desa. Karena itu, masukan warga sangat diperlukan agar rencana yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan realitas.
Yogi juga menambahkan, pelibatan masyarakat tidak hanya memperkaya data, tetapi juga membantu menyerap aspirasi sehingga dapat meminimalkan potensi konflik saat rencana ini diimplementasikan.
Melalui kegiatan FGD ini, PUPR Tapin dan Tim Peneliti ULM menegaskan komitmen mereka untuk menghadirkan proses perencanaan yang partisipatif, transparan dan berbasis data, demi tercapainya pengelolaan lahan yang optimal dan berkelanjutan di empat kecamatan tersebut. (ms)


