RETORIKABANUA.ID, Rantau – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Tapin berlangsung khidmat pada Rabu pagi (1/10), bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah. Seluruh pejabat eselon, ASN, hingga perwakilan pelajar hadir mengikuti upacara yang rutin digelar setiap 1 Oktober.
Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, yang bertindak sebagai pembina upacara, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa, terutama bagi aparatur sipil negara.
“ASN jangan hanya jadi pelaksana administrasi. Mereka harus bisa menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai mengkhianati perjuangan para pahlawan,” ujar H. Juanda usai upacara.
Ia juga mengingatkan kembali sejarah kelam bangsa, yaitu peristiwa G30S/PKI pada 1965, yang menjadi latar belakang ditetapkannya 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Menurutnya, peristiwa itu adalah pengingat pentingnya menjaga dan mempertahankan ideologi negara dari berbagai ancaman.
“Pancasila harus terus hidup, bukan hanya saat upacara atau peringatan, tapi dalam tindakan nyata sehari-hari. Ini tanggung jawab kita semua, apalagi ASN,” tegasnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Setelah pembacaan ikrar, seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Bendera Merah Putih berkibar penuh di halaman Setda Tapin simbol bahwa semangat Pancasila tetap kokoh di Bumi Ruhui Rahayu. (ki)

Leave a comment