DPRD KalselKALSEL

Reses di Perbatasan, Alpiya Rahman Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Pemekaran Daerah

160

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Alpiya Rahman, kembali menyerap aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di dua desa perbatasan Kalsel-Kaltim, yakni Desa Sengayam (Kecamatan Pamukan Barat) dan Desa Bungkukan (Kecamatan Kelumpang Barat), Selasa (7/10).

Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan mendesak muncul, terutama terkait infrastruktur, pertanian dan pemekaran wilayah.

Salah satu keluhan utama warga adalah jembatan di jalur nasional yang sering terendam saat hujan deras akibat saluran air yang buruk.

“Ini harus jadi perhatian serius. Hujan sehari saja bisa membuat genangan besar yang mengganggu aktivitas warga,” ujar Alpiya.

Warga juga menyampaikan kebutuhan mendesak akan bibit tanaman perkebunan, mesin pencacah rumput untuk peternak, serta akses pupuk bersubsidi.

“Wilayah ini basis perkebunan, jadi fasilitas penunjang seperti bibit dan pupuk sangat penting untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat,” jelasnya.

Permintaan lainnya datang dari warga Desa Bungkukan yang mengusulkan:

  • Penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di area rawan kecelakaan

  • Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk melindungi pelajar

  • Kendaraan pengangkut sampah

  • Fasilitas olahraga, seperti bola voli

  • Peningkatan layanan kesehatan

  • Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari industri yang beroperasi di wilayah mereka

Aspirasi pemekaran Kabupaten Kambatang Lima juga kembali mencuat. Meski pemerintah pusat masih menerapkan moratorium, Alpiya menegaskan perjuangan tak boleh berhenti.

“Kami di DPRD Kalsel, khususnya Komisi I, mendukung penuh. Moratorium bukan alasan untuk diam. Kita harus tetap suarakan ini,” tegasnya.

Alpiya menutup kunjungannya dengan komitmen bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui forum resmi DPRD Kalimantan Selatan.

“Inilah wujud tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat, agar suara masyarakat perbatasan benar-benar sampai dan diperjuangkan di tingkat provinsi,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Komisi I DPRD Kalsel Gali Strategi Pengawasan di Pulang Pisau

RETORIKABANUA.ID, Pulang Pisau – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pertukaran...

Lebih 10 Tahun Tak Dikeruk, Kolam Kamboja Kembali Dioptimalkan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mengeruk kolam di kawasan Taman...

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

Antasan Banjar Festival 2026, Satukan Seniman Tradisi dan Generasi Muda

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Staf Ahli Gubernur...