RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Sebagai upaya serius dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN & PN), Rabu (1/10), bertempat di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Banjarmasin.
Dengan mengusung tema “War On Drugs For Humanity”, rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, didampingi Kepala BNN Banjarmasin, Kombes Pol Wuryantono, Kepala Kesbangpol, Lukman Fadlun, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam arahannya, Wali Kota Yamin menegaskan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah besar berskala nasional yang tidak bisa ditangani hanya oleh pemerintah.
“Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa bahaya narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental penggunanya. Oleh karena itu, perlu ada langkah nyata dan sinergis antara pemerintah, aparat dan masyarakat.
Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN & PN, Pemerintah Kota Banjarmasin telah membentuk Tim Terpadu dan Sekretariat P4GN, yang dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menekan risiko penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Wali Kota juga memberikan penekanan khusus kepada Badan Kesbangpol sebagai instansi pengampu untuk menggencarkan sosialisasi yang masif dan tepat sasaran, didukung dengan pengawasan dari Tim P4GN.
“Saya ingin para PIC (penanggung jawab) yang sudah ditunjuk benar-benar aktif dan bertanggung jawab. Jangan hanya formalitas. Mereka harus hadir di lapangan dan memastikan program berjalan sesuai rencana,” ujar Yamin.
Melalui rapat ini, diharapkan sinergi antara BNN, Kesbangpol, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat dapat semakin kuat. Tujuannya jelas: mewujudkan Kota Banjarmasin yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. (ms)

Leave a comment