RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyambut hangat kehadiran para peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 Tahun Anggaran 2025 dalam sebuah acara resmi yang digelar di Ruang Rapat P.M. Noor, Lantai 4 Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (8/9).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kedatangan para perwira peserta PKDN yang akan menjalani serangkaian kegiatan strategis di Kalimantan Selatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya menyampaikan selamat datang kepada para peserta PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-34. Semoga kehadiran Bapak dan Ibu di Banua ini membawa manfaat, menambah wawasan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kepemimpinan digital dan kolaboratif, sesuai dengan tema PKDN tahun ini,” ucap Gubernur Muhidin.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan gambaran umum mengenai Kalimantan Selatan, yang terdiri dari 13 kabupaten/kota (11 kabupaten dan 2 kota), 156 kecamatan, lebih dari 2.000 desa/kelurahan, serta jumlah penduduk yang mencapai sekitar 4 juta jiwa.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi antara seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Stabilitas keamanan dan sinergi lintas sektor adalah fondasi utama agar daerah bisa berkembang dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Gubernur menilai kehadiran para peserta PKDN sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus kontribusi nyata terhadap daerah.
“Kehadiran peserta PKDN di Kalsel tentu memberikan energi positif. Ini adalah wujud nyata sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas, serta membangun kolaborasi strategis yang lebih kuat,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Muhidin berharap momentum PKDN ini menjadi media pembelajaran yang berharga, sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Pendidikan Polri.
“Kami berharap kegiatan ini mampu mencetak pemimpin bangsa yang tangguh, berintegritas, dan adaptif terhadap tantangan zaman, terutama dalam era transformasi digital dan pelayanan publik berbasis teknologi,” tutupnya. (ms)

Leave a comment