KALSELPemprov Kalsel

Gubernur Lantik Tujuh Komisioner KPID Kalsel 2025–2028

224

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin, secara resmi melantik tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan periode 2025–2028. Pelantikan berlangsung di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (19/8).

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem penyiaran di Kalimantan Selatan. Keberadaan KPID diharapkan mampu menjamin siaran yang sehat, adil, mendidik, serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menekankan bahwa lembaga penyiaran harus tetap independen dan menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah.

“Penyiaran di Kalimantan Selatan harus mampu menjadi sarana edukasi, penyebaran informasi pembangunan, serta penguat persatuan dan kesatuan daerah. Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan dan kapasitas KPID agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya lebih efektif,” ujarnya.

Tujuh komisioner KPID Kalsel periode 2025–2028 yang dilantik adalah: Agus Suprapto, Analisa, Muhammad Saufi, Nanik Hayati, Iwan Setiawan, Muhammad Leoni Hermawan dan Muhammad Luthfi Rahman.

Syarifuddin juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghadirkan penyiaran yang mendukung visi pembangunan daerah, yaitu “Kalsel Bekerja: Kalimantan Selatan yang Berkelanjutan, Berbudaya, Religius dan Sejahtera.”

“Dengan sinergi pemerintah, KPID dan lembaga penyiaran, kita dapat menjaga kualitas siaran yang sehat serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Banua,” tuturnya.

Perwakilan komisioner KPID Kalsel yang baru, Nanik Hayati, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus membenahi dunia penyiaran agar lebih berkualitas dan sesuai dengan arah pembangunan daerah.

“Kami akan tetap melakukan pengawasan agar siaran berjalan sesuai porsinya dan tetap menyampaikan informasi yang berimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat KPID Kalsel akan berkoordinasi dengan berbagai lembaga penyiaran di Banua untuk menyusun program peningkatan kualitas penyiaran di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami bersyukur, pada periode ini terdapat perwakilan dari lembaga penyiaran yang memahami secara langsung permasalahan di lapangan. Ini menjadi modal penting untuk bersinergi dan memperkuat kualitas penyiaran di Kalsel,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Evaluasi APBD Kalsel 2025: Belanja Terserap 82,76 Persen, SILPA Tembus Rp2,97 Triliun

BANJARBARU – Realisasi belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun Anggaran 2025 tercatat...

Gubernur Pemprov Kalsel Cek Karhutla Pengayuan, Suhu Bara Gambut Turun 90 Deraja

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin meninjau langsung penanganan kebakaran...

Pemprov Kalsel Perkuat Aset Daerah, Enam Wilayah Terima Program Rp. 687 Miliar

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima kunjungan spesifik Komisi...

Bang Dhin Ajak Kader PDI Perjuangan Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Kemarau

KOTABARU, RETORIKABANUA.ID – Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin...