KALSELPemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2025

129

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar rapat hasil penilaian kinerja pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penanggulangan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025.

Aksi Konvergensi P3S merupakan upaya terpadu lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, hingga pemerintah desa dalam menurunkan angka stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif. Penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di tingkat daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhamad Muslim, menjelaskan bahwa rapat ini digunakan untuk membahas secara menyeluruh hasil penilaian kinerja dari masing-masing kabupaten/kota.

“Kinerja yang dinilai meliputi capaian outcome, proses pelaksanaan, serta inovasi yang diterapkan di daerah. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bersama agar upaya penurunan stunting di Kalsel semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar Muhamad Muslim, Senin (11/8).

Rapat ini juga menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan pembelajaran antar daerah, khususnya terkait inovasi program dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kalsel, Husnul Hatimah, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi dan strategi penanganan stunting di seluruh wilayah.

“Kami ingin menetapkan siapa saja yang terbaik dalam penurunan angka stunting tahun ini. Daerah yang berhasil diharapkan bisa menjadi contoh dan motivasi bagi daerah lain, sehingga target penurunan stunting di Kalsel bisa lebih cepat tercapai,” jelas Husnul Hatimah.

Penurunan angka stunting menjadi prioritas pembangunan daerah karena berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia masa depan. Meski prevalensi stunting di Kalsel terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, upaya yang konsisten dan terintegrasi tetap diperlukan agar target nasional dapat tercapai.

Melalui evaluasi ini, Pemprov Kalsel berharap setiap kabupaten/kota dapat memperkuat koordinasi, mengoptimalkan program intervensi, dan memastikan setiap anak mendapat akses gizi, layanan kesehatan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...