KALSELPemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2025

162

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar rapat hasil penilaian kinerja pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penanggulangan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025.

Aksi Konvergensi P3S merupakan upaya terpadu lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, hingga pemerintah desa dalam menurunkan angka stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif. Penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di tingkat daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhamad Muslim, menjelaskan bahwa rapat ini digunakan untuk membahas secara menyeluruh hasil penilaian kinerja dari masing-masing kabupaten/kota.

“Kinerja yang dinilai meliputi capaian outcome, proses pelaksanaan, serta inovasi yang diterapkan di daerah. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bersama agar upaya penurunan stunting di Kalsel semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar Muhamad Muslim, Senin (11/8).

Rapat ini juga menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan pembelajaran antar daerah, khususnya terkait inovasi program dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kalsel, Husnul Hatimah, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi dan strategi penanganan stunting di seluruh wilayah.

“Kami ingin menetapkan siapa saja yang terbaik dalam penurunan angka stunting tahun ini. Daerah yang berhasil diharapkan bisa menjadi contoh dan motivasi bagi daerah lain, sehingga target penurunan stunting di Kalsel bisa lebih cepat tercapai,” jelas Husnul Hatimah.

Penurunan angka stunting menjadi prioritas pembangunan daerah karena berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia masa depan. Meski prevalensi stunting di Kalsel terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, upaya yang konsisten dan terintegrasi tetap diperlukan agar target nasional dapat tercapai.

Melalui evaluasi ini, Pemprov Kalsel berharap setiap kabupaten/kota dapat memperkuat koordinasi, mengoptimalkan program intervensi, dan memastikan setiap anak mendapat akses gizi, layanan kesehatan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...

Bang Dhin Sejalan dengan Gubernur Muhidin: Jika Janji Pemulihan Listrik Tak Terpenuhi, GM PLN Harus Bertanggung Jawab

BANJARMASIN – Sikap tegas Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, terhadap persoalan pemadaman listrik...

PLT Camat Kuranji Perkuat Sinergi Lintas Sektor Melalui Silaturahmi dan Konsolidasi di Desa Giri Mulya

KURANJI – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi di wilayah Kecamatan...

H. Muhidin Minta Warga Hemat Listrik, PLN Targetkan Sistem Normal Awal Agustus

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mengimbau masyarakat untuk menghemat...