DPRD KalselKALSEL

Tutup Reses di Tapin, Wakil Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Petani hingga Soroti Infrastruktur dan Kesehatan

237

RETORIKABANUA.ID, Tapin – Menutup rangkaian Reses Masa Sidang II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Desy Oktavia Sari, menyambangi Kantor PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Tapin pada Minggu (17/5). Kunjungan ini menjadi titik akhir dari perjalanannya di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HST).

Pertemuan ini menjadi wadah dialog terbuka antara Desy dan masyarakat dari berbagai kalangan. Hadir dalam forum tersebut petani, kelompok lansia, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta tokoh masyarakat lainnya. Sejumlah aspirasi pun disampaikan secara langsung, mulai dari kebutuhan pertanian, infrastruktur, hingga pelayanan kesehatan dasar.

Salah satu usulan menarik datang dari sektor pertanian, yakni permintaan pelatihan teknis untuk mengolah “susupan gunung” menjadi pupuk alternatif.

“Selain kebutuhan tambahan pupuk agar tidak terjadi kelangkaan, ada juga usulan pelatihan alat peracah susupan gunung menjadi pupuk yang lebih bermanfaat,” ujar Desy.

Ia menilai ide kreatif dari para petani ini dapat menjadi solusi berkelanjutan apabila diiringi pelatihan dan dukungan kebijakan dari pemerintah.

Masalah infrastruktur juga menjadi sorotan utama masyarakat. Warga mengeluhkan kondisi jalan provinsi, jalan desa, hingga jalan tani yang perlu diperbaiki. Di beberapa desa, masyarakat juga mengusulkan pembangunan bronjong di sepanjang sungai guna mencegah erosi.

Sementara itu, di bidang kesehatan, sejumlah desa masih membutuhkan penguatan fasilitas layanan dasar. Beberapa keluhan yang disampaikan antara lain kebutuhan akan kasur pasien, alat sterilisasi, serta penambahan tenaga kesehatan.

“Untuk fasilitas kesehatan, warga berharap bisa lebih dilengkapi di desa-desa, karena masih ada yang kekurangan alat dan SDM,” tambahnya.

Desy menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan disesuaikan dengan tingkat kewenangan, baik provinsi maupun kabupaten.

“Yang menjadi kewenangan kabupaten akan kami sampaikan ke pemkab. Sementara yang menjadi ranah provinsi akan kami rangkum sebagai pokok-pokok pikiran DPRD dan diusulkan ke Pemprov Kalsel,” jelasnya.

Menutup kegiatan, Desy berharap reses tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi semata, namun juga mendorong realisasi kebijakan yang tepat guna dan tepat sasaran.

“Semoga reses ini tidak hanya menampung masukan-masukan, tapi benar-benar terealisasi lewat pokok-pokok pikiran DPRD. Dan saya harap masyarakat terus aktif menyampaikan gagasan,” tutupnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...