RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar High Level Meeting (HLM) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Kamis (17/4), bertempat di Aula Gawi Sabarataan.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dan meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai urgensi digitalisasi dan akses keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang hadir membuka kegiatan, menekankan bahwa keterbukaan akses layanan keuangan serta transformasi digital bukan lagi sebuah opsi, tetapi sebuah keharusan.
“Kota Banjarbaru sebagai kota yang tumbuh dinamis harus mampu beradaptasi cepat terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi solid antar perangkat daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat, kita dapat membangun ekosistem digital yang inklusif serta sistem keuangan yang luas, aman, dan efisien,” ujarnya.
Sirajoni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TPAKD dan TP2DD Kota Banjarbaru atas dedikasinya dalam mengawal agenda strategis digitalisasi daerah. Ia berharap forum ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, komitmen dan langkah nyata menuju Banjarbaru yang semakin digital dan inklusif.
Hadir sebagai narasumber dalam pertemuan tersebut antara lain perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan. Mereka memberikan paparan terkait kebijakan nasional dan dukungan terhadap percepatan inklusi keuangan serta digitalisasi layanan publik di daerah.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan masyarakat Kota Banjarbaru dapat semakin mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara optimal. Lebih jauh, hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan berbasis teknologi digital. (ms)



Leave a comment