RETORIKABANUA.ID, Balangan – Dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Lajar, Kecamatan Lampihong, menggelar sosialisasi dan diskusi penyusunan administrasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Senin (24/3). Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Lajar dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Balangan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta operasional BUMDes, yang kini diakui sebagai salah satu pilar utama pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Balangan, Hakim, menyampaikan bahwa dari total 154 desa di Balangan, sudah 118 desa memiliki BUMDes aktif.
“BUMDes sangat berperan mendukung program ketahanan pangan nasional, sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 tentang pedoman penggunaan Dana Desa,” jelasnya.
Ia juga mendorong desa-desa yang belum memiliki BUMDes agar segera membentuknya untuk memperkuat perekonomian lokal.
Sementara itu, Plt. Camat Lampihong, Murdiasyah, menyambut baik inisiatif Pemdes Lajar dan mengapresiasi langkah awal yang diambil untuk membentuk BUMDes.
“Pengelolaan BUMDes yang profesional sangat penting dalam memperkuat ekonomi desa. Kegiatan ini akan membekali pengelola dengan dasar-dasar manajemen usaha,” ujarnya.
Kepala Desa Lajar, Musripin, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju pendirian BUMDes Lajar, yang rencananya akan bergerak di bidang peternakan.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Kami berharap ke depan BUMDes bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat, termasuk mendukung kegiatan sosial di desa,” ucapnya.
Langkah Desa Lajar ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan Dana Desa secara produktif dan berkelanjutan. (ms)



Leave a comment