RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyambut baik kegiatan pemeriksaan kinerja atas pelaksanaan peringatan dini dan tanggap darurat dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2023-2024. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalsel di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Kantor Setda Banjarbaru, pada Senin (11/11).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, bersama Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan BPK Perwakilan Kalsel, John Rotinsulu, dan Inspektur Daerah Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, turut hadir dalam kegiatan ini.
Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pemeriksaan ini penting untuk mengukur efektivitas dan efisiensi kegiatan penanggulangan karhutla yang telah dilakukan. Hal ini, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan penanganan karhutla di masa mendatang.
“Kegiatan ini akan menjadi bahan untuk kita ke depan dalam mengevaluasi penanganan karhutla, agar setiap tahun karhutla yang terjadi bisa ditangani lebih baik lagi,” ujar Suria.
Dia juga menambahkan bahwa pada tahun 2024, Kalsel telah berhasil meminimalisasi karhutla dengan kesiapan mitigasi pencegahan yang lebih baik, serta pembasahan lapangan yang optimal. Kolaborasi dengan BMKG untuk modifikasi cuaca operasional turut berperan penting dalam menangani karhutla.
“Alhamdulillah, meskipun ada beberapa titik api yang tidak terjangkau, kami masih dapat dibantu dengan water bombing oleh BNPB menggunakan dua helikopter dan dua helikopter patroli,” ucapnya.
Ke depannya, BPBD Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan mitigasi bencana agar penanganan karhutla di provinsi ini dapat lebih baik lagi. “Kami berharap penanganan karhutla di Kalsel semakin baik di tahun-tahun mendatang,” tutupnya. (ms)

Leave a comment