BANJARMASINKALSELPEMERINTAHAN

Rakornas Ke-15 Komisi Informasi Se-Indonesia Dibuka ! Menyongsong Keterbukaan Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045

278

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan mengapresiasi atas kepercayaan Komisi Informasi Pusat untuk melaksanakan Rakornas ke-15 KI se Indonesia di Kalimantan Selatan.

Rakornas ke-15 Komisi Informasi se Indonesia kali ini membawa tema “keterbukaan Informasi Publik Dalam Penyelenggaraan Negara Menuju Indonesia Emas 2045” digelar di satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (10/6).

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Andiyudha mengungkapkan bahwa pemerintahan terbuka merupakan solusi menghadapi tantangan demografi dan digitalisasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Prinsip kita di Komisi Informasi yang dilandasi oleh UU Nomor 14 Tahun 2008 yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi yaitu bagaimana kita membuka akses secara mudah dan luas lalu kemudian melakukan akuntabilitas, pertanggungjawaban, sekaligus juga partisipasi melibatkan warga di setiap provinsi ataupun level nasional untuk berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, saat ini kondisi pemerintahan di Indonesia sudah mulai mengarah pada sistem pemerintahan terbuka. Hal ini bisa dilihat dari hasil Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang diterbitkan oleh Komisi Informasi Pusat, dimana Indonesia telah membuat kemajuan yang signifikan dalam memperkuat keterbukaan informasi dengan skor nasional IKIP tahun 2021 – 2023 berada dalam kondisi sedang.

“Hasil IKIP ini memperlihatkan adanya peningkatan dalam pemberian akses informasi publik kepada masyarakat, meskipun tantangan tetap ada, terutama dalam hal implementasi dan penegakan regulasi,” ungkapnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Rakornas ini dan sejalan dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik di Kalsel.

“Pelaksanan Rakonas KI ini juga sebagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keseriusan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah,” tuturnya.

Muslim berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik, dan peningkatan ekonomi pariwisata masyarakat di Kalsel.

“Dengan adanya Rakernas ini UMKM dan sektor pariwisata kita bergerak semua, semoga peserta Rakornas dari 38 provinsi di Indonesia betah berkunjung ke Kalsel,” tukasnya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

DPRD Kalsel Dorong Percepatan Bendungan Riam Kiwa untuk Kendalikan Banjir

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pembangunan Bendungan Riam Kiwa terus didorong sebagai solusi pengendalian...

Wali Kota Banjarmasin Tinjau Pengerukan Sungai Teluk Dalam

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, meninjau langsung proses...

HUT ke-27 Banjarbaru Meriah, Gubernur Pemprov Kalsel Ajak Perkuat Kolaborasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru berlangsung meriah...

Pemko Banjarmasin Perkuat Transformasi Digital Aparatur

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Balai Pelatihan Sumber...