BANJARKALSELPARIWISATAPEMERINTAHANRELIGI

Haul Datu Kelampayan ke-218 Digelar di Masjid Tuhfaturraghibin Dalam Pagar Martapura

425

BANJAR – Pelaksanaan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan) ke-218 di Masjid Tuhfaturraghibin Dalam Pagar Kabupaten Banjar, berlangsung khidmat, Senin (15/4) pagi.

Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan) ke-218 diramaikan dengan ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah. Tidak hanya jemaah dari kabupaten Banjar saja, tetapi juga dipati jemaah dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, hingga provinsi Kalteng dan Kaltim.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalsel turut menghadiri acara ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel mengucapkan selamat datang bagi para jemaah haul.

“Alhamdulillah, selamat datang di bumi Lambung Mangkurat, tanah yang batuah tanah kelahiran Datu Kelampayan,” sambutnya.

Lanjutnya, kelahiran ulama besar ditanah Banua, tentunya akan memancarkan cahaya ilmu ke penjuru Banua.

“Bersyukurlah kita hidup di Banua, di mana di bumi ini pernah hadir ulama, sesuai di zaman beliau, beliau belajar ke Makkah, menuntut ilmu berpuluh tahun kemudian kembali ke Banua dan kitab beliau Sabilal Muhtadin menjadi rujukan, kemudian juga menjadi nama masjid kebanggaan Kalsel di Banjarmasin,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) DR. (HC). H. Supian HK, S.H., M.H., takjub dengan antusiasme masyarakat yang hadir serta saling membantu untuk kelancaran acara.

Supian HK mejelaskan, Uhkuwah islamiah warga masyarakat Kalsel saat ini sangat membanggakan, hal ini terlihat dari jemaah Haul yang saling bantu membantu untuk kelancaran acara, baik itu kelancaran lalu lintas maupun distribusi makanan dan minuman untuk jemaah Haul yang datang dari luar kota.

Ketua Wakil Rakyat “Rumah Banjar” ini menerangkan, Datu Kelampayan merupakan ulama besar di bumi Lambung Mangkurat, yang ilmu dan pengetahuan beliau merupakan anugerah bagi warga masyarakat Kalsel. Ia berharap ilmu yang diberikan oleh Datu Kelampayan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. (humasdprdkalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

PDI Perjuangan Hadirkan Panggung Rakyat, 19 Musisi Jalanan Semarakkan Bulan Bung Karno 2026

BANJARMASIN – PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menghadirkan ruang hiburan sekaligus panggung kreativitas...

PDI Perjuangan Kalsel Tegaskan Ruang Aspirasi Bukan Sekadar Formalitas

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat...

Bukan Cuma Saat Pemilu, PDI Perjuangan Kalsel Buka Ruang Aspirasi untuk Rakyat

BANJARMASIN – Politik tidak seharusnya hanya ramai saat pemilu. Politik juga harus...

Menarik Benang Kusut, Penertiban BBM Bersubsidi

(Ambin Demokrasi) Oleh: Noorhalis Majid Penertiban atas aksi “preman” di beberapa SPBU...