Jumat, 21 Juni 2024
BerandaKALSELBANJARMASINWarga Banjarmasin, Begini Program Ibnu-Arifin untuk Disabilitas dan Lansia

Warga Banjarmasin, Begini Program Ibnu-Arifin untuk Disabilitas dan Lansia

retorikabanua.id, BANJARMASIN – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina-Arifin Noor memaparkan jawaban dari pertanyaan tentang program kota ramah lansia dan disabilitas saat Debat Wali Kota Banjarmasin yang digelar Jumat (30/10), malam.

Ibnu memaparkan program yang telah tertuang dalam misi nomor 4 dalam program Baiman dan Lebih Bermartabat. Poin tersebut berkenaan dengan kualitas pengelolaan infrastruktur yang terintegrasi dalam penataan ruang dan lingkungan dengan lima program. Semuanya berkaitan bagaimana menciptakan suasana kota yang nyaman.

Upaya yang dilakukan, yakni melanjutkan pembangunan trotoar dan ruas jalan Banjarmasin yang ramah difabel dan program nomor 3, mengintegrasikan transportasi sungai dan darat yang dapat diakses oleh semua warga tanpa terkecuali, termasuk kaum disabilitas.

“Patut disyukuri di tahun 2017, Banjarmasin sudah mendapatkan predikat kota layak huni nomor 7 se-Indonesia. Penghargaan itu dari Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia. Sehingga infrastruktur untuk mendukung kenyamanan warga dan penanganan disabilitas menjadi program prioritas saat ini,” tegasnya.

Ibnu menambahkan, program tersebut juga merupakan bagian agenda New Urban Agenda (NUA) yang disepakati oleh kota-kota di Asia-Pasifik. “Dan ini sudah kita tuangkan dalam program RPJMD Kota Banjarmasin. Perlu diketahui RPJMD menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Ibnu menambahkan, dirinya mengedepankan prinsip ‘No One left Behind’ dalam artian tidak seorangpun yang tertinggal dalam menikmati kota ini. Sehingga keindahan dapat diakses oleh semua warga, tanpa terkecuali.

“Program-program yang berkaitan dengan lansia dan disabilitas menjadi prioritas diwujudkan,” imbuhnya.

Pada program nomor 6 disebutkan, ruang terbuka publik ramah anak, ramah lansia dan ramah disabilitas di setiap kecamatan. Saat ini program Banjarmasin Baiman sudah memasuki ruang-ruang umum, seperti terbangunnya taman-taman yang ramah difabel.

“Program ini juga akan merambah ke tingkat kecamatan sesuai dengan program no 6 yang kita cantumkan dalam 20 program Baiman dan Lebih Bermartabat,” jelasnya.

Terkait rumusan-rumusan dan perlibatan disabilitas dan lansia, Ibnu mengatakan pembangunan sejak dari awal di Banjarmasin merupakan kota pertama yang melaunching roadmap kota inklusi di Indonesia.

“Kita akan segera wujudkan agenda-agenda sesuai dengan master plan yang sudah kita rencanakan,” ucapnya. (*)

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI