BANJARMASINPemko BanjarmasinPENDIDIKAN

Wali Kota Kukuhkan 138 Guru Penggerak Angkatan Terakhir di Banjarmasin

364

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan secara resmi mengukuhkan 138 Guru Penggerak Angkatan ke-11, yang juga merupakan angkatan terakhir dari program Pendidikan Guru Penggerak (PGP), pada Rabu (23/4).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Ryan Utama, dan sejumlah kepala sekolah dari berbagai jenjang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Yamin menegaskan bahwa guru penggerak memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam transformasi pendidikan, khususnya di Kota Banjarmasin.

“Selamat dan sukses kepada seluruh guru penggerak yang dikukuhkan hari ini. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi teladan bagi rekan sejawat,” ujarnya.

Wali kota menekankan pentingnya semangat “guru yang tergerak, bergerak, dan menggerakkan” agar terus hidup dalam diri para pendidik.

Rincian peserta yang dikukuhkan mencakup:

2 orang dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK)

83 orang dari Sekolah Dasar (SD)

19 orang dari Sekolah Menengah Pertama (SMP)

25 orang dari Sekolah Menengah Atas (SMA)

8 orang dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

1 orang dari Sekolah Luar Biasa (SLB)

Meski program Guru Penggerak kini berada di masa transisi menuju program Pendidikan Kepemimpinan Sekolah (PKS), Wali Kota Yamin berharap semangat yang telah ditanamkan dalam PGP tetap menjadi fondasi kuat untuk membangun ekosistem pendidikan yang bermutu, inovatif dan menyenangkan.

Sementara itu, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Selatan melalui Wahyu Fibriyanto selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran, memastikan bahwa hak-hak guru penggerak tetap dijamin meskipun program berubah.

“Guru penggerak tetap memiliki kesempatan menjadi kepala sekolah atau pengawas, asalkan memenuhi syarat administrasi yang ditentukan,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan, guru penggerak di daerah adalah ujung tombak transformasi pendidikan dan akan terus didorong agar perannya sebagai pemimpin pembelajaran semakin kuat. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: Pramuka dan Pemuda Kalsel Harus Jadi Pelaku Utama di Era Digital

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

Pesan Ketua Kwarcab Banjarmasin untuk Kontingen Jamnas XII

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin, Neli...

Bunda PAUD Kota Banjarmasin Ajak Anak Jelajah Literasi di Taman Satwa

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengajak anak-anak mengenal...

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Temui BPJN, Perjuangkan Sejumlah Infrastruktur Strategis

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja, konsultasi,...