Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina meninjau langsung hasil gas metan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, yang rencananya disalurkan gratis untuk masyarakat sekitar, guna keperluan memasak menggantikan LPG.
Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ibnu langsung melihat api yang dihasilkan dari gunungan sampah TPA ini, hingga mencoba untuk memasak air.
Menurutnya, pada tahun 2024, gas metan ini akan disalurkan untuk 63 kepala keluarga.
“Pada zona 1 dan 2 kita ambil gas metannya, karena memang masih aktif. Kita akan salurkan ini pada masyarakat, tinggal nanti pemeliharaan instalasi yang memerlukan ketelitian,” ungkapnya usai peninjauan di Kawasan TPA, Senin (18/12)
Ibnu Sina juga menginginkan persan masyarakat untuk mengurangi sampah serta ada pemilahan sampah organik dan nonorganik, hingga dapat menambah nilai ekonomi sampah.
“Sampah organik ini bisa kita olah menjadi maggot yang tadi kita tinjau. Tahun depan insyaAllah sudah beroperasi rumah magotnya. Sedangkan nonorganik atau plastik, bisa kita cacah, minimal bisa jadi bijih plastik atau diolah menjadi kerajinan,” tutup Ibnu.
Sementara itu, Kepala DLH Alive Yoesfah Love menambahkan, jaringan penyaluran gas metan tersebut telah terpasang dan siap untuk disalurkan pada awal tahun depan.
“Rencananya penyalurannya per waktu. Akan kita sepakati dengan warga, apakah untuk masak pagi, atau siang saja, dan bagaimana,” tambah jelasnya. (mcbjm/jm)



Leave a comment