BANJARMASIN – Setelah menerima aspirasi mahasiswa STIA Amuntai yang menuntut melakukan pengawasan terhadap truk yang melebihi kapasitas mengakibatkan jalan rusak, DPDRD HSU bergerak cepat.
Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari didampingi Wakil Ketua Komisi 2 Teddy Suryana menyampaikan langsung aspirasi mahasiswa tersebut ke DPRD Kalsel, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), dan Dinas Perhubungan Kalsel, Jumat (17/12).
“Kami langsung proaktif menyalurkan aspirasi tersebut ke lintas instansi. Seperti DPRD Kalsel, BBPJN dan Dishub Kalsel. Aspirasi yang disampaikan terkait mobilisasi angkutan semen PT Conch yang melintas di jalan HSU. Kelas jalan di daerah ini hanya 3 dengan kapasitas 8 ton. Sementara yang melintas diprediksi melebihi kapasitas,” ucapnya.
Selain keresahan rusaknya jalan, juga disampaikan desakan perbaikan jalan dan peningkatan fungsi pengawasan terhadap proses pembangunan.
Saat menemui BBPJN, DPRD HSU membicarakan kerusakan badan jalan lintas Tabalong-HSU-HST dan meminta kepastian program perbaikan. “Alhamdulillah, BBPJN langsung bergerak melakukan penanganan awal perbaikan jalan di HSU, seperti di Palampitan,” tuturnya.
Kemudian, pada tahun 2022, diinformasikan sudah teranggarkan peningkatan jalan HSU sebesar Rp 34 Miliar.
Kepada Dishub Kalsel, DPRD HSU mendorong opsi jalan alternatif bagi PT Conch agar tidak melintas di jalan publik. “Dishub bersama BPTD akan melakukan survei terkait pengukuran kapasitas muatan dengan permohonan dari ketua DPRD untuk disediakannya timbangan portable,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin menyampaikan akan segera menindaklanjuti aspirasi mahasiswa STIA Amuntai. “Insyaallah, ini akan kita tindaklanjuti secepatnya. Kita akan sampaikan ke pihak-pihak berwenang agar dapat melakukan penindakan dan penanganan, sehingga kenyamanan bermasyarakat tercipta di Kabupaten HSU,” kata pemuda yang akrab disapa Bang Dhin ini. (mid)

Leave a comment