retorikabanua.id, BANJARBARU – Puluhan pegawai Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru dikejutkan dengan adanya tes urine secara mendadak, Senin (9/11) pagi.
Kegiatan ini merupakan perintah langsung Kepala BNNK Banjarbaru AKBP Husni Thamrin, tanpa adanya pemberitahuan lebih dulu kepada para pegawai. Walhasil, kegiatan yang baru diumumkan seusai gelaran apel pagi itu sempat membuat para pegawai riuh.
Kepala BNNK Banjarbaru mengungkapkan pemeriksaan urine ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di lingkungan BNN. Tujuan kegiatan ini tak lain ialah guna mencegah tindak penyalahgunaan zat narkotika atau obat-obatan terlarang oleh para pegawai.
“Kami berharap tidak ada pegawai yang ditemukan positif menyalahgunakan narkotika. Apalagi, kami dari BNN adalah ujung tombak dalam pelaksanaan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” katanya.
Pemeriksaan urine pada hari ini diikuti oleh 32 pegawai, termasuk dirinya sebagai kepala BNN hingga para petugas sekuriti. “Untuk hasil akan segera diketahui. Kalau ada yang terindentifikasi positif, maka akan segera kita tindaklanjuti. Jika itu ASN, maka ada aturan yang ditegakkan. Sedangkan, kalau anggota Polri ada juga hukuman disiplin,” tegasnya.
Kasi Rehabilitasi BNNK Banjarbaru Aguswin, menjadi salah satu orang yang dikejutkan dengan adanya kegiatan ini. Terlebih lagi, pihaknya adalah pihak pelaksana dalam kegiatan ini. “Dadakan ya, jadi tidak ada pemberitahuan. Kami dari seksi rehabilitasi yang merupakan pelaksana kegiatan juga tidak diberitahu. Baru diumumkan setelah apel tadi,” akunya. (mrf)



Leave a comment