RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang kini dijajaki adalah pengajuan pinjaman daerah ke PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI) guna membangun pabrik beras modern berkapasitas 120 ton per hari.
Pertemuan resmi berlangsung di Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta, pada Kamis (11/9). Dipimpin langsung oleh Bupati Tapin, H. Yamani, pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, serta jajaran pejabat strategis seperti Inspektur Kabupaten, Plt Asisten Ekobang, Kepala Bapelitbang, Kepala BKAD, Kadis Pertanian, Kadis PUPR dan Kadis Ketahanan Pangan.
Dari pihak PT SMI, hadir Kepala Divisi Pembiayaan Publik Adri Asmoro Laksono Poesoro, Team Leader Pembiayaan Publik Astri Gautama, serta jajaran manajemen lainnya.
Langkah ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional, yang memberikan ruang bagi daerah untuk mengakses pembiayaan melalui pinjaman daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis.
“Rencana pinjaman ini bukan sekadar membangun pabrik. Ini bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di Tapin dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya para petani,” ujar Bupati Yamani.
Menurutnya, keberadaan pabrik beras modern akan memberikan nilai tambah bagi hasil panen petani, membuka lapangan kerja baru dan menciptakan ekosistem pertanian yang lebih efisien dan produktif.
Pihak PT SMI menyambut positif inisiatif tersebut dan memaparkan secara rinci skema pembiayaan daerah, persyaratan administratif, serta indikator kelayakan proyek berdasarkan manfaat sosial dan ekonomi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dipinjam akan dikelola dengan transparan dan akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tapin,” tegas Bupati.
Pembangunan pabrik ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi sektor pertanian Tapin, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai lumbung pangan di Kalimantan Selatan. (ki)



Leave a comment