BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pusdiklat Paskibraka Kota Banjarmasin 2026 Resmi Dimulai

24

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2026 di Lapangan Basket Balai Kota Banjarmasin, Minggu (19/7).

Upacara pembukaan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Pada kesempatan tersebut, ia secara simbolis menyematkan tanda peserta dan kartu identitas (ID Card), dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya rangkaian Pusdiklat.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, para pembina dan pelatih, serta 34 calon Paskibraka yang terdiri atas 17 putra dan 17 putri.

Dalam sambutannya, Ichrom Muftezar menekankan pentingnya disiplin, kesehatan dan keselamatan peserta selama mengikuti pelatihan.

“Yang pasti mereka harus mengikuti kegiatan sebaik mungkin dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Selama pelatihan terpusat ini peserta masih beristirahat di rumah, sehingga saat berangkat maupun pulang harus diantar dan dijemput oleh orang tua atau wali demi menjaga keamanan mereka,” ujarnya.

Ia juga meminta Kesbangpol memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari fasilitas kesehatan hingga konsumsi selama pelatihan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kesbangpol harus menyiapkan seluruh kebutuhan peserta, termasuk tenaga medis, makan dan minum, serta fasilitas pendukung lainnya. Harapannya, saat bertugas pada 17 Agustus nanti, baik dalam upacara penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan Pusdiklat tahun ini memiliki sejumlah penekanan khusus, salah satunya penguatan nilai keagamaan melalui kegiatan membaca kitab suci sebelum pelatihan dimulai.

“Lima hingga sepuluh menit sebelum latihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci sesuai agama masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur’an, yang Kristen membaca Alkitab dan seterusnya. Harapannya, kegiatan ini menjadi bekal spiritual bagi peserta dalam menjalani pelatihan hingga sukses melaksanakan tugas pada 17 Agustus 2026,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan Paskibraka tahun ini juga akan menghadirkan formasi khusus untuk memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

“Karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, formasi yang ditampilkan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Para pelatih sedang mempersiapkan formasi khusus yang mengangkat tema 500 tahun Kota Banjarmasin,” ungkap Muzaiyin.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kesehatan, kenyamanan dan seluruh kebutuhan peserta selama menjalani Pusdiklat.

Untuk sementara, pelatihan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja dan kawasan Balai Kota Banjarmasin. Sementara itu, lokasi karantina sedang dipersiapkan di area yang tidak jauh dari Balai Kota agar mobilitas peserta tetap mudah.

“Untuk sementara kegiatan dilaksanakan di RTH Kamboja dan Balai Kota. Nanti lokasi karantina kami siapkan tidak jauh dari Balai Kota agar mobilitas peserta lebih nyaman,” katanya.

Rangkaian Pusdiklat berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Selama sekitar 20 hari peserta akan mengikuti pelatihan intensif, kemudian menjalani karantina penuh selama kurang lebih 10 hari menjelang pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama tahap awal pelatihan, peserta masih diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, Kesbangpol mewajibkan seluruh peserta diantar dan dijemput oleh orang tua atau wali.

“Untuk sementara mereka masih boleh pulang, tetapi wajib diantar dan dijemput oleh orang tua. Tidak diperkenankan mengendarai kendaraan sendiri, termasuk sepeda motor,” tegas Muzaiyin.

Dari total 34 calon Paskibraka Kota Banjarmasin, empat orang akan mewakili daerah untuk bertugas di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara itu, satu peserta putra terpilih sebagai wakil Kota Banjarmasin untuk bertugas di Istana Negara.

Melalui Pusdiklat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap seluruh calon Paskibraka mampu menjalani proses pembinaan dengan disiplin, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi semangat kebangsaan dan tanggung jawab. Bekal tersebut diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk menjalankan tugas secara optimal pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. (mc)

Related Articles

Banggar DPRD Kalsel Desak Percepatan Belanja APBD, Bang Dhin: Keterlambatan Berpotensi Hambat Pembangunan Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...

Bangun Karakter Generasi Muda, Pemko Banjarmasin Perkuat Peran Forum Anak

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

13 Puskesmas Tanpa Dokter, Bang Dhin Desak Pemprov Bergerak Cepat

BANJARMASIN — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau...

Pemko Banjarmasin Siapkan Pemuda Berdaya Saing Global Lewat Pelatihan Bahasa Inggris

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan...