BANJARMASINKALSELKESEHATANNASIONALPEMERINTAHAN

September, Nakes Banjarmasin Mulai Berkarier di Jepang

384

BANJARMASIN – Tenaga kesehatan (Nakes) Indonesia khususnya Kota Banjarmasin yang dicanangkan untuk berkarier di Jepang sebentar lagi bakal terwujud.

Pasalnya, keinginan Negeri Sakura untuk merekrut tenaga kerja terampil itu mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Bermula dari serangkaian pertemuan antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan delegasi khusus dari Jepang, khususnya Kaikoukai Group.

Kerja sama di bidang ketenagakerjaan ini memberikan angin segar bagi tenaga-tenaga kesehatan di Banua untuk berkarier atau bekerja di Jepang sebagai caregiver dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya.

Terbaru, upaya kerja sama ini ditindaklanjuti dengan kedatangan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Kadinkes Kota Banjarmasin M Ramadhan, Kadiskopum Naker Banjarmasin Isa Ansyari, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Machil Riyadi ke Kaikokai Group Jepang.

“Pertemuan ini membahas kerja sama pendidikan dan penempatan tenaga kerja Caregiver dengan grup-grup hospital, juga beasiswa D3 keperawatan untuk kemudian bekerja di Jepang. Sehingga bukan mimpi lagi anak Banua bisa bekerja di Jepang,” kata Ibnu Sina.

Ia mengungkapkan kerja sama tersebut sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2019 lalu.

Tetapi karena Pandemi Covid-19 dalam 2 tahun terakhir menyebabkan tidak adanya lanjutan koordinasi bersama Kaikoukai Group.

“Namun kita sudah mengadakan seminar yang dihadiri 500 peserta secara virtual dengan pembicara dari CEO Kaikoukai Group. Hal ini terkait dengan rehabilitasi medic yang diikuti pula tenaga kesehatan se-Kalsel pada saat itu. Selama pandemi kita mengadakan ada 3 kali kegiatan,” terang Ibnu Sina.

Rombongan delegasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin bertemu khusus dengan CEO Kaikoukai Group di Nagoya, Jepang.

Pertemuan sendiri dilanjutkan dengan meninjau hospital untuk penempatan 25 orang tenaga kesehatan/Caregiver yang sedang training di Banjarmasin.

Rumah sakit Kaikoukai merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Nagoya yang memiliki hampir 25 cabang dengan fasilitas lengkap dan canggih.

“Tenaga-tenaga terampil dari Kota Banjarmasin ini rencananya akan berangkat pada September 2023 dengan masa kontrak 5 tahun. Karena saat ini mereka memerlukan 10.000 lebih tenaga Caregiver di sana,” ujar Ibnu Sina.

Terkait kerja sama ini, lanjutnya, diharapkan pula nanti dapat diperluas dengan kerja sama di bidang pendidikan dengan bidang bisnis lainnya, terutama pelaku usaha di Banjarmasin.

“Karena itulah jika Delegasi Jepang ini datang lagi ke Banjarmasin, saya ingin ada bisnis gathering para pengusaha dari Kalsel, baik yang terhimpun di Kadin maupun HIPMI serta organisasi profesi lainnya,” pungkasnya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kartoyo Apresiasi Warga Desa Ida Manggala, Nilai Pancasila Masih Kuat Hidup di Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Hulu Sungai Selatan — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo,...

Perhumas Perkuat Humas Daerah Lawan Hoaks Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Maraknya penyebaran hoaks di era digital menjadi perhatian serius...

Pendidikan Kalsel Masih Timpang, DPRD Desak Perbaikan Menyeluruh

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sektor pendidikan di Kalimantan Selatan menunjukkan kemajuan di sejumlah...

Kejurprov Domino Perdana di Kalsel, Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Selatan resmi digelar untuk...